Korsleting Diduga Picu Kebakaran Kandang Ayam Slogohimo
- 11 Agt 2026 15:34 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Ribuan anak ayam berusia dua hari mati setelah kandang peternakan milik warga di Dusun Ngrapah, Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, terbakar pada Sabtu 8 Agustus 2026 siang. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp700 juta.
Kebakaran kandang milik Sutarno (52) itu terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Bangunan berukuran sekitar 15 x 30 meter dan terdiri dari dua lantai tersebut berada di kawasan pinggiran kampung dekat objek wisata Girimanik.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, S.H., S.I.K., mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh dua warga, Sutarto (35) dan Sutrisno (55).
“Keduanya melihat kepulan asap dan api dari kandang ayam milik korban,” kata Anom, Sabtu 8 Agustus 2026.
Warga kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, material bambu pada sebagian bangunan serta hembusan angin membuat api cepat membesar dan merambat.
Petugas pemadam kebakaran Wonogiri yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.30 WIB.
Anom menyebut sebanyak 7.000 anak ayam yang berada di dalam kandang tidak berhasil diselamatkan. Seluruhnya mati akibat kebakaran.
“Tidak ada korban jiwa manusia dalam kejadian tersebut. Namun, sebanyak 7.000 ekor anak ayam berusia dua hari mati akibat kebakaran,” katanya.
Dari pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran dipicu gangguan kelistrikan pada perangkat blower di bagian belakang kandang. Kendati demikian, penyebab pasti masih dalam pemeriksaan petugas.
“Dugaan sementara, api berasal dari bagian blower di belakang kandang yang mengalami korsleting listrik,” ujarnya.
Personel Polsek Slogohimo kemudian mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Wonogiri. Polisi juga melakukan pendataan, meminta keterangan pemilik dan saksi, serta mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Garis polisi dipasang di sekitar lokasi untuk mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut.
Anom mengingatkan pemilik usaha peternakan agar lebih memperhatikan kondisi instalasi dan perangkat listrik di area kandang. Pemeriksaan rutin dinilai penting untuk mencegah potensi kebakaran.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik. Periksa kabel, sambungan listrik, blower maupun perangkat lainnya secara berkala,” ujar Anom.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....