LPK JEG Resmi Beroperasi di Sragen, Komitmen Angkat Derajat Ekonomi Warga Lokal

  • 20 Agt 2026 22:10 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Peresmian gedung baru Lembaga Pelatihan Kerja Sending Organization (LPK SO) Japan Education Global (JEG) Training Center di Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, berlangsung khidmat pada Kamis 20 Agustus 2026. Momentum peresmian ini diwarnai dengan pelepasan 108 peserta magang yang siap berangkat menuju Jepang.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sragen Rina Wijaya, Wakil Ketua DPRD Sragen Tri Handoko, jajaran Forkopimcam Plupuh, serta ratusan warga setempat.

Direktur Utama LPK Japan Education Global Training Center, Khoirul Effendi, mengungkapkan bahwa pendirian LPK ini berawal dari pengalaman pribadinya saat menjadi pemagang di Jepang pada 2011. Usai merintis karier sebagai penerjemah dan pengelola program Tokutei Ginou (pekerja berkeahlian spesifik) sejak 2019, ia mendirikan LPK hingga akhirnya mengantongi izin resmi sebagai Sending Organization (SO) pada 2023.

"Sampai saat ini total peserta yang kami kirim sudah sekitar 250-an orang. Untuk pemberangkatan kali ini ada 108 peserta. Penyalurannya tersebar di bidang pabrik, pertanian, hingga mayoritas di bidang konstruksi," ujar Khoirul, di sela acara peresmian.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Sragen Rina Wijaya (kiri) didampingi Direktur LPK Japan Education Global Sragen Khoirul Effendi saat memotong pita simbolis peresmian kantor LPK JEG, Kamis 20 Agustus.

Khoirul menjelaskan, dari 250 peserta magang ke Jepang yang diberangkatkan selama ini 30 orang merupakan warga asli Sragen. Sementara sisanya berasal dari jejaring LPK penyangga di berbagai daerah seperti Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Pati, Grobogan, Bekasi, hingga Bali. Pihaknya bertekad memperbesar porsi warga lokal untuk mendukung pembangunan daerah.

"Kami baru menempati gedung di Sragen ini sejak 15 Januari lalu. Sebagai putra daerah, harapan saya tentu bisa bersinergi dengan Disnaker Sragen untuk memprioritaskan serta mengangkat derajat anak-anak muda Sragen," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen Tri Handoko (kiri) dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Sragen Rina Wijaya di sela peresmian LPK Japan Education Global Sragen, di Desa Karungan Plupuh, Kamis 20 Agustus.

Kepala Disnaker Sragen, Rina Wijaya, mengapresiasi kehadiran LPK SO Japan Education Global Training Center dalam mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Sragen, khususnya pada sektor pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran.

"Gaji di Jepang jauh lebih tinggi dibandingkan UMK Sragen yang berada di angka Rp2.337.700,00. Harapannya, para peserta dapat meningkatkan taraf perekonomian diri dan keluarganya. Namun, kami menekankan agar LPK tetap on the track, memastikan keselamatan serta keamanan peserta, dan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku," kata Rina.

Dukungan senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Sragen, Tri Handoko. Ia menilai inisiatif para pengusaha muda lokal dalam membina tenaga kerja ke luar negeri membantu merealisasikan visi daerah.

"Ini selaras dengan program Pemkab Sragen untuk mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan. Kita sangat mendukung anak-anak muda kita berangkat mencari ilmu dan rezeki, lalu pulang membawa kesejahteraan," kata legislator partai Golkar tersebut. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....