Pemprov Jateng Kolaborasi Nasyiatul Aisyiyah Pembangunan Berkelanjutan

  • 07 Agt 2026 21:43 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat komitmen kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan dalam mendorong pembangunan daerah.

Melalui Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, pemerintah menegaskan posisi strategis perempuan muda dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah, Syamsudin Isnaini, saat membacakan sambutan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Menurutnya, tema Muktamar ke-15 dinilai sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah provinsi dalam memperkuat ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Pembangunan yang kita lakukan hari ini harus mampu menjamin keberlanjutan lingkungan, memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan masyarakat yang adil, inklusif, dan berkemajuan," ujarnya, Jumat, 7 Agustus 2026.

Syamsudin menjelaskan pemerintah terus memperkuat pemberdayaan perempuan melalui peningkatan akses pendidikan, penguatan ekonomi, serta pembentukan karakter generasi muda.

Dalam hal ini, organisasi Nasyiatul Aisyiyah dinilai memiliki kontribusi krusial karena jaringan kadernya yang luas dan menjangkau hingga tingkat akar rumput.

Melalui sinergi yang semakin erat, berbagai program pemberdayaan diharapkan dapat menyentuh masyarakat secara lebih luas dan merata di seluruh wilayah.

Program tersebut mencakup penguatan literasi digital, pengembangan kewirausahaan perempuan muda, hingga peningkatan kesadaran terhadap isu perubahan iklim.


"Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu kunci dalam mempercepat terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," ungkap Syamsudin Isnaini.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap forum permusyawaratan tertinggi Nasyiatul Aisyiyah ini melahirkan kepemimpinan baru yang amanah serta visioner.

Selain itu, gagasan-gagasan strategis yang dicetuskan dalam muktamar diharapkan semakin memperkuat peran aktif kader sebagai agen perubahan dalam pembangunan daerah dan nasional. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....