Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Surakarta Perkuat Dakwah Berkemajuan

  • 07 Agt 2026 21:37 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi dibuka di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Mengusung tema "Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan", forum permusyawaratan tertinggi ini menjadi momentum konsolidasi gerakan perempuan muda Muhammadiyah dalam memperkuat kontribusi bagi keluarga, bangsa, dan kemanusiaan.

Agenda empat tahunan tersebut diikuti oleh 875 peserta resmi dari unsur pimpinan wilayah hingga cabang se-Indonesia serta dihadiri sekitar 6.700 kader dari berbagai daerah.

Pembukaan muktamar ini turut disaksikan oleh jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Aisyiyah, unsur pemerintah daerah, serta berbagai tokoh masyarakat.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, menegaskan muktamar bukan sekadar forum pemilihan kepemimpinan baru, melainkan ruang memperkuat komitmen gerakan.

Ia menyoroti tantangan kompleks perempuan muda saat ini, mulai dari transformasi digital, kesehatan mental generasi muda, hingga krisis iklim.

"Semua itu menuntut organisasi perempuan muda seperti Nasyiatul Aisyiyah untuk tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mampu membaca zaman, beradaptasi, berinovasi untuk dakwah berkemajuan," ujarnya.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan pentingnya menjaga tradisi musyawarah dalam setiap permusyawaratan organisasi.

Ia berpesan agar forum muktamar dapat berlangsung dengan baik serta melahirkan keputusan-keputusan terbaik bagi masa depan dakwah perempuan muda.

"Jadikan forum-forum Muktamar kita sungguh-sungguh untuk wasyawirhum fil amri. Itulah yang menjadi jiwa Muktamar-Muktamar kita yang berjalan baik," katanya.


Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah ini akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan dengan agenda laporan pertanggungjawaban, pembahasan isu-isu strategis, hingga pemilihan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah periode 2026–2030.

Melalui musyawarah tertinggi ini, kader perempuan muda diharapkan mampu terus menghadirkan kemaslahatan nyata bagi peradaban yang berkelanjutan. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....