Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Siap Jawab Tantangan Baru Abad Kedua
- 07 Agt 2026 21:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Memasuki abad kedua perjalanan organisasi, Nasyiatul Aisyiyah menegaskan komitmennya dalam menghadirkan gerakan perempuan muda yang adaptif.
Melalui Muktamar ke-15 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, forum permusyawaratan tertinggi ini menjadi momentum untuk menjawab tantangan zaman dan keberlanjutan peradaban.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, memaparkan pemilihan Surakarta memiliki nilai historis karena menjadi tempat penyelenggaraan muktamar mandiri pertama pada tahun 2000.
Dalam refleksi kepemimpinannya, ia menyebut perempuan muda saat ini dihadapkan pada kompleksitas transformasi digital, kesehatan mental, hingga krisis iklim.
"Semua itu menuntut organisasi perempuan muda seperti Nasyiatul Aisyiyah untuk tidak hanya mampu bertahan, tetapi mampu membaca zaman, beradaptasi, berinovasi, dan menghadirkan dakwah berkemajuan," ujar Ariati, Jumat, 7 Agustus 2026.
Menjawab berbagai tantangan tersebut, Nasyiatul Aisyiyah telah menghadirkan beragam program pemberdayaan strategis selama empat tahun terakhir.
Program tersebut meliputi penguatan keluarga melalui Samara Course, pendampingan remaja dalam PASMINA, layanan paralegal, gerakan lingkungan Green Nasyiah, hingga penguatan ekonomi kader.
"Di tengah berbagai tantangan tersebut, kami bersyukur Nasyiatul Aisyiyah tidak memilih menjadi penonton sejarah. Kami memilih hadir membersamai perempuan muda yang sedang mencari jati dirinya dan menguatkan keluarga muda," kata Ariati.
Ariati menambahkan membangun peradaban merupakan kerja panjang yang membutuhkan keterlibatan lintas generasi dan kolaborasi masyarakat.
Menurutnya, kepemimpinan organisasi bertujuan untuk terus menjaga arah perjuangan agar senantiasa berpijak pada nilai-nilai kebermanfaatan.
Muktamar ke-15 ini menjadi tonggak penting bagi Nasyiatul Aisyiyah dalam melanjutkan estafet kepemimpinan menuju abad kedua organisasi.
Kontribusi perempuan muda diharapkan semakin nyata sebagai penggerak keluarga, masyarakat, dan peradaban yang berkelanjutan. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....