Reses Politisi PKS Daryono Ajak Warga Aktif Berpartisipasi dalam Pembangunan
- 02 Agt 2026 16:00 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Daryono, mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah dengan menyampaikan aspirasi melalui berbagai forum yang disediakan pemerintah, termasuk kegiatan reses anggota DPRD. Hal tersebut disampaikan saat menggelar Reses Masa Sidang II DPRD Kota Surakarta di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Minggu 2 Agustus 2026.
Reses tersebut diikuti perwakilan masyarakat dari 11 kelurahan di Daerah Pemilihan (Dapil) III Kota Surakarta. Dalam kegiatan itu, Daryono menyosialisasikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surakarta, mekanisme penyusunan anggaran, serta tata cara masyarakat mengusulkan program pembangunan melalui pemerintah kelurahan maupun DPRD.
Menurut Daryono, masyarakat perlu memahami proses penyusunan APBD agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam menentukan arah pembangunan di Kota Surakarta.
"Saya menjelaskan tentang perjalanan APBD Kota Surakarta dan bagaimana partisipasi masyarakat agar bisa ikut berperan, misalnya melalui usulan-usulan perbaikan infrastruktur maupun kegiatan lainnya. Kami juga menjelaskan mekanisme bagaimana masyarakat bisa mengakses program-program yang ada di kelurahan. Harapannya partisipasi antara masyarakat dengan pemerintah benar-benar bisa berjalan," kata Daryono.
Dalam dialog bersama warga, aspirasi yang paling banyak disampaikan masih berkaitan dengan pembangunan infrastruktur lingkungan, mulai dari perbaikan jalan, saluran drainase, hingga fasilitas umum. Menurut Daryono, kebutuhan tersebut memang nyata, namun pelaksanaannya harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota Surakarta masih memprioritaskan anggaran untuk pelayanan dasar sehingga sebagian usulan pembangunan infrastruktur harus direalisasikan secara bertahap.
"Kalau reses seperti ini memang paling banyak keluhan soal infrastruktur. Kebutuhannya memang nyata, tetapi karena kondisi APBD kita harus memprioritaskan pelayanan dasar, maka sebagian anggaran infrastruktur dikurangi. Jadi bukan tidak diakomodasi, tetapi harus antre. Semua usulan tetap kami catat karena proses penganggarannya memang cukup panjang. Kecuali untuk hal-hal yang sangat darurat, itu bisa kami komunikasikan kepada dinas terkait," ujarnya.
Daryono menambahkan seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam kegiatan reses akan menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah daerah pada proses penyusunan anggaran berikutnya. Ia berharap masyarakat tetap aktif menyampaikan usulan pembangunan agar program yang dijalankan pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan warga. (Ryan Assyidiqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....