Ribuan Orang Padati Lapangan Plampeyan Jatinom Klaten, Berebut Apem Yaa Qowiyyu

  • 01 Agt 2026 09:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Ribuan orang tumpah ruah di lapang Plampeyan komplek Masjid Gede Jatinom Klaten dalam rangka menghadiri tradisi budaya Grebeg Saparan Yaa Qowiyyu. Tradisi yang sudah berlangsung lebih dari 400 tahun tersebut selalu dinantikan masyarakat setiap tahunnya pada bulan Sapar yakni tradisi rebutan kue apem.

Setelah sholat Jumat dua gunungan apem diarak dari Komplek Masjid Gede menuju panggung utama lapang Plampeyan. Setelah didoakan oleh tokoh Agama kemudian gunungan apem tersebut dibagikan kepada masyarakat yang sudah menanti ditempat itu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang merupakan trah atau keturunan KI Ageng Gribig pada kesempatan itu mengatakan, Ia hadir sebagai keluarga besar KI Ageng gribing. Tradisi budaya tersebut diharapkan untuk terus dipertahankan.

“Saya hadir bukan hanya sebagai Menteri Bidang Perekonomian tetapi sebagai keluarga besar diriyah Ki Ageng Gribig. Saya bersukur bisa hadir ditengah masyarakat. Harapan saya tradisi ini untuk terus dipertahankan,” kata Menteri Airlangga Hartarto, Jumat 31 Juli 2026.

Hadir pula dalam kesempatan itu Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan juga Ketua DPRD Kabuaten Klaten Edy Sasongko.

Rasa gembira dirasakan salah seorang pengunjung Danang Setyoko warga musuk Boyolali. Meskpupun harus susah dan harus berdesak-desakan Ia mendapatkan dua kue apem.

“Ikut sebar apem pak kono katanya kalau mendapatkan hal tesebut memudahkan dalam rencana kita tau tujuan kita , pekerjaan kita dipermudah.Susah sekali sampai jatuh-jatuh terijak-injak juga,” katanya.

Ketua Dewan Penasehat Yayasan Pengelola Pelestari Peninggalan Kyai Ageng Gribig KRT Mohammad Daryanto Rekso Hastonodipuro mengatkan total kue apem yang dibagikan atau tradisi andum apem kurang lebih 60 ribu apem. Kue apem tersebut berasal dari sumbangan masyarakat jatinom dan sekitarnya teramsuk di Solo raya. Para penymbung paling jauh dari Brunai Darusalam, Kalimantan dan juga Bangka Belitung. Adam Sutanto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....