Rumah Huni di Gondang Sragen Ludes Terbakar, 2 KK Kehilangan Tempat Tinggal

  • 27 Jul 2026 18:39 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sragen. Kali ini sebuah rumah huni di Dukuh Geger Sapi RT 24, Kelurahan Glonggong, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen ludes terbakar pada Senin 27 Juli 2026 siang.

Diduga akibat konsleting listrik, si jago merah menghanguskan bangunan beserta isinya. Akibat peristiwa ini dua kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Menurut informasi di lapangan, rumah huni berukuran 7x12 meter milik Suwarno (53) saat itu dalam keadaan kosong. Kedua orang tua Tegar Ferianto (24) sedang bekerja di Jakarta, sementara Tegar sedang keluar rumah untuk bekerja.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Sragen, Tommy Isharyanto, membenarkan insiden kebakaran tersebut. Ia menjelaskan bahwa kobaran api pertama kali diketahui oleh warga setempat, Ibu Miftaqul, sekitar pukul 12.30 WIB.

"Saksi melihat adanya kepulan asap tebal dari bagian kamar rumah korban. Merasa panik, saksi langsung berlari meminta pertolongan warga sekitar. Namun, selang beberapa menit, api dengan sangat cepat membesar dan susah dikendalikan," kata Tommy Isharyanto saat dikonfirmasi, Senin sore.

Warga setempat sempat bergotong-royong berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Kendati demikian, besarnya kobaran api membuat si jago merah cepat menjalar hingga menyambar bagian sisi kiri rumah milik Amai Sukseno (57).

Khawatir api merembet lebih luas ke pemukiman warga, Risma langsung menghubungi pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Sragen untuk meminta bantuan pemadaman darurat.

Menerima laporan tersebut, Regu 2 Damkar Sragen di bawah komando Budi Hartono langsung meluncur ke lokasi kejadian. Petugas tiba di tempat lokasi dalam kurun waktu 10 menit dengan mengerahkan dua unit armada Water Supply serta satu unit armada Double Cabin.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih 45 menit dengan menghabiskan total 14.000 liter air. Penanganan ini juga melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya personel TNI, POLRI, PLN, Tim INAFIS, PSC-119 Kab. Sragen, Puskesmas Gondang, serta gotong royong masyarakat sekitar.

"Proses pemadaman selesai total pada pukul 13.45 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun, dampak kebakaran menyebabkan 2 KK atau 4 jiwa kehilangan tempat tinggal," kata Tommy.

Meskipun kerugian material secara pasti masih dalam tahap penaksiran, dampak kerusakan akibat kebakaran ini meliputi satu unit rumah huni, satu unit Sepeda Motor Honda Beat hangus terbakar. Termasuk dua sepeda onthel dan perabot rumah tangga lainnya turut hangus.

Pihak Damkar Sragen mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran serupa. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....