Diduga Korsleting, Toyota Innova Venturer Ludes Terbakar di Jalan Sragen-Tangen

  • 26 Jul 2026 23:37 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Satu unit mobil Toyota Innova Venturer tipe 2.4G keluaran tahun 2024 bernomor polisi AD 1107 berwarna hitam ludes terbakar di Jalan Sragen–Tangen. Kejadian di Dukuh Ngrejeng, Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Minggu 26 Juli 2026 malam.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.05 WIB tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar dan kemacetan lalu lintas di jalur tersebut. Kebakaran ini juga membuat pemilik kendaraan beserta keluarganya mengalami syok berat.

Peristiwa bermula saat mobil yang dikemudikan oleh Sularso (46), warga Dukuh Tunggulsari, Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang, melintas di lokasi kejadian bersama istrinya, Murtini (37), serta dua anaknya, Almahira (8) dan Wildan (6).

Tiba-tiba, lampu indikator pada spedometer/layar monitor mobil menyala. Merasa ada yang tidak beres, Sularso segera menghentikan kendaraan dan turun untuk memeriksa bagian mesin.

"Namun, saat kap mobil dibuka, asap tebal disertai kobaran api sudah membumbung dari dalam mesin," kata Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Sragen Catur Sarjanto, melalui Kabid Pemadam Kebakaran Tommy Isharyanto, Minggu malam.

Situasi kian mencekam ketika mobil tiba-tiba bergerak sendiri tanpa kendali hingga menabrak pohon di tepi jalan sebelum akhirnya dilalap si jago merah secara keseluruhan.

Melihat kejadian tersebut, seorang warga bernama Roedy langsung menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sragen untuk meminta bantuan.

Tommy Isharyanto, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan armada Unit Water Supply ke lokasi.

"Petugas tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah menerima laporan. Meski sempat terkendala akses menuju lokasi akibat kemacetan lalu lintas, tim segera melakukan penyemprotan. Durasi pemadaman berlangsung sekitar 20 menit dan penanganan selesai total pada pukul 21.10 WIB," ujar Tommy.

Meskipun mobil jenis minibus tersebut ludes terbakar hingga tak tersisa, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

"Indikasi awal sumber api diperkirakan berasal dari korsleting pada sistem kelistrikan di bagian mesin. Untuk total kerugian materiil hingga saat ini masih belum dapat ditaksir," ujar Tommy.

Proses pemadaman dan pengondisian di lokasi kejadian turut melibatkan personel gabungan dari Damkar Kabupaten Sragen, TNI, Polri, BPBD, Relawan Ganefo, serta dibantu oleh masyarakat sekitar. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....