Pilah Sampah Mandiri, Warga Ngadisono Tekan Volume TPA Putri Cempo
- 20 Jul 2026 22:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Warga Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, secara masif melakukan pemilahan sampah mandiri dari rumah guna menekan volume pembuangan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.
Gerakan akar rumput tersebut salah satunya diinisiasi secara aktif oleh warga RW 01 Ngadisono dengan menghadirkan Bank Sampah Ngadiresik.
Masyarakat setempat secara konsisten mengedukasi satu sama lain untuk memisahkan limbah rumah tangga mereka menjadi kategori organik, anorganik, dan residu sebelum disetorkan.
Ketua Bank Sampah Ngadiresik, Deni Suprapto, menjelaskan limbah organik langsung dimanfaatkan untuk pupuk cair maupun padat.
Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan besi dipilah lebih spesifik untuk ditabung menjadi pundi-pundi rupiah.
"Harapan kami satu yang jelas, pengurangan sampah yang lari ke tempat pembuangan akhir. Terus yang kedua ada nilai ekonomis yang didapat dari para warga nantinya dari hasil pemilahan tersebut," ujar Deni, Senin, 20 Juli 2026.
Semangat cinta lingkungan ini mendapatkan apresiasi penuh dari pemerintah kelurahan setempat yang siap memberikan fasilitas pendukung.
Lurah Joglo, Agus Riyadi, menargetkan gerakan pengelolaan sampah mandiri di tingkat hulu tersebut dapat menular ke 12 RW lainnya.
"Kemarin terakhir sudah berkurang 20 persen volume buangan kita, yakni dari awalnya 5,8 ton sekarang jadi 5,1 ton per hari. Target kami ke depan pengurangannya bisa mencapai sekitar 60 persen," kata Agus.
Ke depan, pihak kelurahan akan memfasilitasi lingkungan RW yang tidak memiliki lahan pengelolaan mandiri, salah satunya dengan memanfaatkan lahan eks makam di RW 12 untuk pengolahan kompos.
Melalui kolaborasi warga dan pemerintah ini, problematika sampah perkotaan diyakini dapat terselesaikan secara berkelanjutan. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....