Pemkot Solo Apresiasi Kolaborasi Gereja dalam Edukasi Pengelolaan Sampah
- 16 Jul 2026 14:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta mengapresiasi keterlibatan Gereja Santo Petrus Purwosari dalam mendukung pengurangan sampah melalui edukasi pemilahan sampah, pelatihan pembuatan kompos, serta penyerahan bantuan komposter kepada warga Kelurahan Punggawan.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi contoh keterlibatan masyarakat dalam membantu pemerintah mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo.
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengatakan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Karena itu, partisipasi berbagai komunitas dan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
"Kami mengapresiasi keterlibatan Gereja Santo Petrus Purwosari yang ikut bergerak melakukan pengelolaan sampah. Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan karena persoalan sampah menjadi tanggung jawab bersama," ujarnya, Kamis, 16 Juli 2026.
Menurut Astrid, edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah dari rumah menjadi langkah yang efektif untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA. Dengan semakin banyak warga yang mengolah sampah organik secara mandiri, beban pengelolaan sampah kota diharapkan semakin berkurang.
"Harapannya masyarakat mulai memilah dan mengolah sampah dari rumah. Jika gerakan ini berkembang di banyak wilayah, volume sampah yang masuk ke TPA Putri Cempo tentu bisa semakin berkurang," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Gereja Santo Petrus Purwosari menyerahkan enam komposter komunal untuk enam RW dan 60 komposter rumah tangga kepada warga Kelurahan Punggawan. Bantuan itu juga disertai pelatihan pembuatan kompos agar masyarakat dapat langsung memanfaatkan fasilitas yang diberikan.
Pemerintah Kota Surakarta berharap gerakan serupa dapat direplikasi di kelurahan lain sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan dan mendukung upaya penanganan sampah secara berkelanjutan. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....