Bappenas dan Kemendagri Nilai Kesiapan Solo Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah
- 20 Jul 2026 20:08 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai kesiapan Kota Surakarta untuk mengikuti program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Kota Solo menjadi salah satu dari sekitar 30 kabupaten/kota yang masuk dalam daftar pendek calon daerah percontohan pengelolaan sampah nasional.
Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas, Medritzam, mengatakan pembahasan bersama Pemerintah Kota Surakarta masih berada pada tahap asesmen. Penilaian dilakukan terhadap kesiapan tata kelola, dukungan para pemangku kepentingan, serta kesiapan infrastruktur pendukung.
"Persampahan ini tidak hanya bicara tentang infrastruktur, tetapi juga secara keseluruhan aspek tata kelolanya mulai dari hulu sampai hilir. Itu yang sedang dinilai, apakah Solo siap berubah dalam mengelola persampahannya," katanya saat ditemui usai rapat di Balai Kota Surakarta, Senin 20 Juli 2026.
Menurutnya, program LSDP tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga mendorong perubahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh. Karena itu, kesiapan pemerintah daerah menjadi faktor utama dalam proses seleksi.
Medritzam menjelaskan pemerintah juga mengkaji kebutuhan lahan untuk mendukung pembangunan infrastruktur persampahan, termasuk TPS 3R dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Kajian tersebut masih dilakukan bersama Pemerintah Kota Surakarta.
"Lahan ya pasti nanti untuk TPS 3R, TPST dan sebagainya. Itu untuk fisiknya," ucapnya.
Ia mengatakan sekitar 30 kabupaten/kota diproyeksikan menjadi champion dalam program persampahan nasional. Hasil asesmen akan menjadi dasar pemerintah pusat dalam menetapkan daerah yang akan memperoleh dukungan melalui program LSDP. (Reza)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....