Komisi V DPR RI Dukung Penuh Rencana Revitalisasi Stasiun Solo Balapan

  • 18 Jul 2026 03:09 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja spesifik ke wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, salah satunya dengan meninjau langsung Stasiun Solo Balapan pada Jumat, 17 Juli 2026.

Kunjungan ini berfokus pada pengawasan infrastruktur perkeretaapian, rencana revitalisasi stasiun, integrasi antarmoda, hingga penanganan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api.

Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana, menyampaikan bahwa Stasiun Solo Balapan menjadi salah satu prioritas pengawasan demi memastikan integrasi transportasi berjalan optimal serta memenuhi aspek keselamatan penumpangnya.

"Kami setuju dengan usulan Mas Wali Kota Solo untuk menggeser terminal barang di tengah kota ke Kemiri atau Kalioso, sehingga Solo Balapan bisa difokuskan penuh untuk terminal perpindahan penumpang jarak jauh dan jarak dekat," kata Danang Wicaksana.

Lebih lanjut, dirinya juga mengatakan bahwa Komisi V menyambut baik usulan Pemerintah Kota Solo untuk menata kawasan stasiun dan mengembalikan estetika bangunan bersejarah yang ada.

"Tadi Wali Kota Solo juga menyampaikan di sini banyak bangunan heritage. Pada saat pemerintah pusat melaksanakan beautifikasi atau revitalisasi untuk Stasiun Solo Balapan, akan dikembalikan sesuai dengan kondisi yang lama. Gedung lama ini didesain oleh desainer yang disukai Bung Karno, kita mendorong ke arah itu," katanya menambahkan.

Komisi V DPR RI juga memastikan penataan yang akan dilakukan harus diimbangi dengan kemudahan akses bagi wisatawan lewat sistem integrasi pembayaran satu kartu (single tap) mulai dari Bandara YIA Kulon Progo hingga ke Solo.

Di samping itu, Komisi V DPR RI turut mendesak inventarisasi menyeluruh perlintasan sebidang guna menekan angka kecelakaan kereta api, baik dengan opsi penutupan, pemasangan palang pintu yang layak, maupun peningkatan menjadi perlintasan tidak sebidang seperti flyover atau underpass.

Sementara itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi, memanfaatkan momentum kunjungan kerja ini untuk menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Komisi V DPR RI demi mendongkrak sektor pariwisata Kota Solo melalui pembenahan fasilitas pedestrian dan peningkatan sistem keselamatan jalan.

"Kami mengusulkan penataan kawasan khusus Stasiun Solo Balapan dengan fokus pada fasilitas pedestrian atau pejalan kaki sebagai penunjang kawasan wisata mulai dari Stasiun Balapan ke Mangkunegaran. Kami juga mengusulkan interkoneksi pedestrian dari Stasiun Jebres ke Pasar Gede agar menjadi pusat wisata jalan kaki baru," ucap Respati Ardi.

Selain itu juga, ditambahkan Respati Ardi bahwa dirinya turut mengusulkan perlintasan tanpa palang di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, agar dipasang penanda khusus, suara khusus, dan sinyal khusus ketika kereta lewat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Kunjungan kerja spesifik dari Komisi V DPR RI ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi antara Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, PT KAI, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), serta Pemerintah Kota Solo guna merealisasikan pembangunan infrastruktur yang aman, nyaman, dan ramah wisatawan. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....