Anggota Komisi VII DPR RI Apresiasi Inovasi RRI Surakarta Lestarikan Budaya

  • 04 Jul 2026 22:00 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Anggota Komisi VII DPR RI, Mohammad Toha, mengapresiasi komitmen LPP RRI Surakarta dalam melestarikan budaya melalui Pagelaran Ketoprak yang digelar di Auditorium RRI Surakarta, Selasa 30 Juni 2026. Menurutnya, inovasi penyajian konten budaya menjadi kunci untuk menarik minat generasi muda.

Ia menilai langkah RRI menghadirkan ketoprak melalui berbagai platform digital merupakan terobosan yang mengikuti perkembangan zaman. Cara tersebut dinilai mampu menjangkau generasi Z dan milenial.

"Saya apresiasi RRI masih nguri-uri budaya. Ketoprak ini dimasukkan di beberapa platform, lewat streaming, YouTube, kemudian juga pertunjukan langsung untuk menggaet pemirsa atau pendengar Gen Z maupun milenial," katanya.

Menurutnya, RRI perlu terus berinovasi agar tidak hanya dikenal sebagai media penyiaran konvensional. Kreativitas pegawai menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

"Kalau pegawai RRI punya kreativitas semacam itu, RRI akan maju. Jangan hanya in the box, tapi harus out of the box agar selalu dicintai masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengusulkan agar RRI mengembangkan cerita-cerita budaya menjadi serial yang lebih menarik. Legenda, sejarah, hingga filosofi budaya lokal dinilai dapat dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan generasi muda.

"Kalau di luar negeri budaya itu dikupas lebih dalam. Kita juga punya banyak cerita sejarah dan legenda yang bisa dibuat berseri seperti serial sehingga menarik untuk ditonton," katanya.

Ia juga turut mengapresiasi para seniman yang tetap konsisten melestarikan budaya melalui pertunjukan ketoprak dan wayang. Menurutnya, dukungan pemerintah maupun dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga diperlukan untuk memperkuat ekosistem budaya.

Sementara itu, Kepala LPP RRI Surakarta, Iwan Martono, menegaskan pagelaran ketoprak merupakan bagian dari komitmen RRI dalam menjaga warisan budaya bangsa. RRI juga meluncurkan program Jagat Wayang berbasis multiplatform untuk memperluas jangkauan siaran budaya.

"Ketoprak bukan sekadar tontonan tetapi juga tuntunan yang sarat nilai-nilai kehidupan, kearifan lokal, serta identitas budaya bangsa. Kami memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan memperkenalkan warisan budaya kepada generasi masa kini dan masa depan," ucapnya dalam sambutan. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....