Perjuangan Disabilitas Mendapatkan Pekerjaan di SCE 2026, Demi Umrohkan Orang Tua

  • 27 Jun 2026 00:36 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kehadiran Solo Career Expo 2026 selama dua hari, dari Rabu hingga Kamis, 24-25 Juni 2026 menjadi semangat para pekerja demi mendapatkan pekerjaan yang layak dan baik untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Tidak hanya bagi para pelamar umur maupun fresh graduate, Solo Career Expo 2026 juga menjadi harapan bagi para penyandang disabilitas untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Salah satunya Nur Hidayat. Warga asli Klodran ini mengaku tidak memiliki pengalaman kerja, namun sangat berharap bisa diterima kerja.

Lelaki berusia 37 tahun ini mengaku kesehariannya hanya diisi dengan berjualan tisu di dekat SPBU Klodran. Kini dengan usaha yang kuat demi mendapatkan pekerjaan yang layak, Nur Hidayat memberanikan diri mengikuti Solo Career Expo 2026.

"Saya hanya lulusan SMA pengennya dapat kerjaan yang gampang-gampang saja. Kerjaan apapun saya terima yang penting bekerja. Sebelumnya belum pernah melamar dan ini yang pertama. Biasanya berjualan tisu dan sehari pendapatan tidak menentu, terkadang dapat Rp40 ribu," kata Nur Hidayat.

Nur Hidayat berniat jika nanti diterima kerja dan sudah mendapatkan gaji tetap, dirinya ingin membahagiakan keluarganya, yakni meng-kuliahkan adiknya serta memberangkatkan orang tuanya umroh ke tanah suci.

"Biar punya pengalaman kerja dan pekerjaan yang lebih baik serta untuk mengkuliahkan adik. Pengennya juga memberikan uang kepada orang tua dan kepengen umrohin orang tua kalau bisa," katanya menambahkan.

Selain Nur Hidayat, ada juga dua pelamar disabilitas yang sebelumnya sudah pernah bekerja sebagai Customer Servise di Jogja, namun kini harus menganggung karena terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yakni Ika Widyasari dan Sutrisno Ciptadi.

Ika Widyasari dan Sutrisno Ciptadi berharap dengan mengikuti Solo Career Expo 2026 ini, bisa kembali mendapatkan pekerjaan dengan baik dan layak demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Berharap ada perusahaan yang bisa menerima difabel dan bisa mengerti karena kan kemampuannya sendiri-sendiri, tidak terlalu bisa cepat gitu. Karena kan kemampuan juga beda-beda antara satu difabel dengan lainnya yang sama difabel juga," ucap Ika Widyasari dan Sutrisno Ciptadi.

Pemerintah sendiri sebenarnya sudah mengeluarkan aturan perundang-undangan kepada perusahaan untuk bisa mempekerjakan penyandang disabilitas paling sedikit satu persen dari jumlah total karyawan dan dua persen bagi BUMN maupun instansi Pemerintahan.

Namun terkadang masih banyak perusahaan yang belum bisa menjalankan aturan tersebut karena beberapa faktor. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sendiri terus berupaya bisa memberikan kesetaraan bagi para penyandang disabilitas untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang setara.

Sesuai dengan yang tercantum dalam Asta Cita Surakarta yakni lapangan pekerjaan yang setara bagi semua. Diharapkan dengan kehadiran Solo Career Expo 2026, seluruh masyarakat yang belum memiliki pekerjaan bisa mendapatkan kesempatan bekerja demi mengurangi tingkat angka pengangguran. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....