Pemkot Solo Akui Pengolahan TPA Sampah Putri Cempo Belum Sesuai Target
- 22 Jun 2026 15:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta mengakui kinerja pengolahan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo hingga saat ini belum sesuai target yang diharapkan. Kondisi tersebut menjadi salah satu sorotan DPRD Surakarta dalam evaluasi kerja sama pengelolaan sampah dengan investor.
Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono, mengatakan masih terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan kapasitas pengolahan sampah belum mencapai target yang tercantum dalam perjanjian kerja sama. “Memang kerja sama pengolahan Putri Cempo ini belum sesuai yang kita harapkan. Masih banyak kendala di sana,” katanya, Senin 15 Juni 2026.
Menurutnya, salah satu penyebab utama berasal dari kendala teknis yang dihadapi investor dalam mengoperasikan fasilitas pengolahan sampah. Dampaknya, produksi pengolahan sampah masih berada di bawah target.
“Memang ada beberapa kendala teknis di pihak investor sehingga ini menyebabkan produksinya masih di bawah yang kita targetkan dalam perjanjian kerja sama kemarin,” ujarnya.
Meski demikian, Pemkot Surakarta memastikan evaluasi terus dilakukan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan sampah. Pemerintah juga mendorong investor agar segera menyelesaikan berbagai kendala yang ada.
“Ini akan kita tindak lanjuti, kita upayakan untuk kita tingkatkan lagi kinerja dari investor di sana,” katanya.
Budi menjelaskan fasilitas pengolahan sampah di Putri Cempo tidak hanya menangani sampah yang baru masuk setiap hari. Fasilitas tersebut juga ditujukan untuk mengolah timbunan sampah lama yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.
“Prinsipnya PTLSA yang ada di sana itu akan mengolah sampah yang baru masuk maupun mengolah sampah yang sudah tertimbun lama,” ujarnya.
Selain meningkatkan kinerja pengolahan sampah, Pemkot Surakarta juga tengah mempercepat program pengurangan sampah dari sumbernya. Langkah tersebut dilakukan untuk menghadapi target penghentian praktik open dumping yang ditetapkan pemerintah pusat.
Menurut Budi, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada fasilitas di TPA Putri Cempo. Peran masyarakat dalam mengurangi dan memilah sampah sejak dari rumah juga menjadi faktor penting. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....