Tekan Polusi Asap, Golkar Karanganyar Dorong Pengelolaan Sampah Ramah Warga
- 18 Jun 2026 19:38 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Partai Golkar Karanganyar menaruh perhatian serius terhadap maraknya praktik pembakaran sampah dan lahan yang memicu gangguan kesehatan pernapasan bagi warga di sejumlah wilayah. Keluhan seorang ibu yang anaknya sedang berjuang melawan pneumonia akibat paparan asap pembakaran sampah menjadi dasar desakan partai tersebut kepada pemerintah daerah untuk segera bertindak.
“Hak masyarakat untuk menghirup udara bersih tidak boleh kalah oleh kebiasaan membakar sampah. Ketika ada anak yang sakit akibat asap, maka ini bukan lagi urusan pribadi, tetapi urusan kemanusiaan dan tanggung jawab bersama,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani dalam pers rilis yang diterima RRI, Kamis 18 Juni 2026.
Ilyas menegaskan asap hasil pembakaran sampah mengandung partikel berbahaya yang dapat memperburuk kondisi kesehatan anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Pihaknya menilai pembakaran sampah secara terbuka tidak boleh lagi dianggap sebagai hal lumrah karena telah nyata mengancam hak atas lingkungan sehat bagi masyarakat.
“Asap hasil pembakaran sampah mengandung partikel berbahaya yang dapat memperburuk asma, infeksi saluran pernapasan, serta berbagai penyakit paru. Karena itu, pembakaran sampah secara terbuka tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa,” ucapnya.
Fraksi Golkar Karanganyar kini terus mendorong lahirnya regulasi yang lebih tegas guna melarang praktik pembakaran sampah sembarangan di seluruh wilayah kabupaten. Langkah legislatif ini mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang kini tengah menyiapkan sistem penanganan pengelolaan sampah yang lebih komprehensif dan modern.
“Partai Golkar akan terus mengawal penyusunan regulasi, edukasi masyarakat, serta penguatan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern agar kejadian serupa tidak terus berulang. Negara dan pemerintah daerah harus hadir melindungi hak masyarakat untuk memperoleh lingkungan yang sehat,” ujar Ilyas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....