Kirab 1 Suro Jadi Bagian Paket Wisata 72 Jam di Solo
- 22 Jun 2026 15:26 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta memanfaatkan momentum Kirab Malam 1 Suro untuk memperkuat program wisata "72 Jam di Solo". Program tersebut dirancang agar wisatawan tidak hanya datang menyaksikan kirab, tetapi juga menikmati berbagai destinasi dan aktivitas wisata lainnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, mengatakan pihaknya telah berkolaborasi dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dalam menyusun paket wisata tersebut.
“Kami tawarkan paket itu dengan berkolaborasi dengan Asita dan PHRI,” katanya saat dihubungi rri.co.id, Kamis 18 Juni 2026.
Menurutnya, wisatawan dapat memilih berbagai pilihan paket sesuai kebutuhan, mulai dari 36 jam, 48 jam, hingga 72 jam di Solo. Salah satu agenda utama yang dimasukkan dalam paket tersebut adalah pengalaman mengikuti kirab malam 1 Suro.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengatakan Pemkot Solo mengundang sejumlah influencer dan pelaku usaha digital dari Jakarta, Surabaya, dan Denpasar untuk merasakan langsung program tersebut.
“Kemarin kita mengundang lima influencer atau pelaku usaha digital dari Jakarta, dari Surabaya dan dari Denpasar untuk selama 72 jam mengikuti malam 1 Suro,” kata Respati Ardi.
Ia menjelaskan para tamu tidak hanya menyaksikan kirab, tetapi juga diajak mengikuti berbagai aktivitas budaya. Di antaranya mengunjungi Kampung Batik Kauman, belajar membuat jamu, hingga bermain gamelan.
“Ada experience belajar membuat jamu dan bermain gamelan,” ujarnya.
Respati mengatakan pengalaman tersebut menjadi bagian dari konsep wellness tourism yang sedang dikembangkan Kota Solo. Program 72 Jam di Solo diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus meningkatkan belanja wisata. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....