Momentum Suro 2026, 2.474 Pendaki dan Peziarah Padati Gunung Lawu
- 17 Jun 2026 23:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Sebanyak 2.474 orang memadati kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, untuk melakukan aktivitas pendakian maupun ritual spiritual selama momentum libur malam satu Suro 2026. Guna menjamin keselamatan publik, PUD Aneka Usaha Karanganyar menyiagakan dua posko induk pengamanan terpadu selama 24 jam penuh di jalur pendakian.
Kepala Bidang Operasional dan Pengembangan PUD Aneka Usaha Karanganyar, Titin Riyadiningsih, menjelaskan posko tersebut didirikan secara resmi untuk memberikan rasa aman serta mengantisipasi potensi kedaruratan di lapangan.
"Kegiatan PAM Suro 2026 diselenggarakan sebagai bentuk respons kesiapsiagaan dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat. Lonjakan ini mencakup kegiatan pendakian gunung dan ritual budaya di kawasan Gunung Lawu selama bulan Suro. Tujuan utama dari pembentukan posko ini adalah untuk memberikan rasa aman bagi pengunjung serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan," ujar Titin Riyadiningsih saat dikonfirmasi RRI, Rabu 17 Juni 2026.
Titin menyebut, dua titik posko induk strategis yang dioperasikan secara intensif bertempat di Cemoro Kandang dan Candi Ceto. Posko Cemoro Kandang memegang kendali pengamanan jalur pendakian serta wisata religi Pringgondani, sementara Posko Candi Ceto fokus mengawal jalur pendakian Ceto dan Situs Taman Saraswati.
Berdasarkan data statistik rekapitulasi per 13 hingga 17 Juni 2026, aktivitas pendaki via Cemoro Kandang mencapai 776 orang dan Candi Ceto 666 orang. Sementara untuk kunjungan religi mencatat sebanyak 898 peziarah di Pringgondani dan 134 pengunjung di Taman Saraswati.
Titin menegaskan kesuksesan operasional pengamanan dengan status zero accident ini terwujud berkat kolaborasi aktif lintas sektoral bersama unsur militer, sipil, dan sukarelawan kemanusiaan.
"Sinergitas yang kuat antara BUMD, instansi vertikal, dan relawan kemanusiaan terbukti mampu menciptakan suasana aman di lereng Lawu selama momentum Suro 2026. Pelayanan medis dan evakuasi tim PMI serta potensi SAR bersiaga penuh untuk menangani potensi gejala hipotermia atau cedera fisik pada pendaki," katanya.
Adapun unsur gabungan yang diterjunkan di antaranya meliputi personel BPBD Karanganyar, Relawan Anak Gunung Lawu, RECO, SAR Kabupaten Karanganyar, Palang Merah Indonesia, hingga perkuatan Linmas Kelurahan Blumbang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....