Pemkot Solo Tindaklanjuti Laporan Dugaan Asusila di Sriwedari

  • 02 Jun 2026 17:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta menindaklanjuti laporan yang beredar di media sosial terkait dugaan tindakan asusila di kawasan halte dan Citywalk Sriwedari. Sejumlah langkah disiapkan mulai dari patroli rutin, penambahan penerangan, hingga pemasangan CCTV di titik-titik yang dinilai rawan.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan pemerintah tidak akan memberi ruang terhadap aktivitas yang mengganggu ketertiban umum maupun melanggar norma sosial di ruang publik. Menurutnya, Satpol PP telah diterjunkan untuk melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang dilaporkan masyarakat.

“Hari ini Satpol PP menyisir tempat-tempat yang rawan. Kita fokus untuk tindakan asusila yang menyebabkan trantibumlinmas, kita akan segera tindak,” katanya kepada wartawan, Senin 1 Juni 2026, di Balai Kota Surakarta.

Ia menjelaskan pemerintah juga akan memperkuat pengawasan melalui penambahan penerangan dan kamera pengawas. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya aktivitas serupa di ruang publik Kota Solo.

“Kita tambahkan penerangan-penerangan di ruang-ruang publik yang tempat menjadi rawan untuk digunakan asusila,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surakarta, Didik Anggono, mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan di kawasan Sriwedari melalui patroli rutin oleh tim terbuka maupun tim tertutup. Pengawasan dilakukan setelah muncul laporan masyarakat di media sosial.

“Yang pertama kami sudah menempatkan tim tertutup dan tim terbuka patroli secara rutin malam,” kata Didik Anggono.

Ia menjelaskan lokasi yang menjadi perhatian berada di sekitar halte, Citywalk Sriwedari, dan area parkir Stadion Sriwedari. Menurutnya, titik tersebut diduga digunakan sebagai tempat bertemu sebelum aktivitas dilakukan di lokasi lain.

“Di situ tempat transaksi, tapi mainnya itu tidak di situ,” ujarnya.

Didik menambahkan Satpol PP juga telah berkoordinasi dengan Camat Laweyan, Lurah Sriwedari, petugas Linmas, hingga instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan di kawasan tersebut. Salah satu kendala yang ditemukan yakni minimnya penerangan pada malam hari. (Reza)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....