Semarak Hari Ber-Muhammadiyah saat Mendikdasmen Resmikan SMP Muh PKBS Solo

  • 01 Jun 2026 18:22 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Suasana Balai Muhammadiyah di Jalan Teuku Umar Minggu 31 Mei 2026 pagi tampak Solo berbeda dari biasanya. Ratusan warga Persyarikatan dengan wajah berseri-seri tampak berbondong-bondong memadati gedung dakwah yang menjadi ikon gerakan Islam berkemajuan sekaligus saksi sejarah panjang dakwah di Kota Solo tersebut.

Mereka hadir untuk mengikuti Hari Ber-Muhammadiyah (HBM) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta.

Bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, HBM menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah mengkaji berbagai fenomena sosial keagamaan berlandaskan Al-Qur'an dan Hadis. Ini adalah bagian dari ikhtiar memperkuat ilmu dan gerakan dakwah Muhammadiyah agar selalu bergerak dalam spektrum kemajuan.

HBM kali ini terasa sangat istimewa. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang kini juga menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen RI), Abdul Mu'ti, hadir langsung di tengah-tengah warga Solo.

Tidak sendirian, Abdul Mu'ti didampingi oleh jajaran pejabat teras Kemendikdasmen, mulai dari Staf Khusus Didik Suhardi, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nunuk Suryani, hingga Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Iwan Junaidi.

Ratusan warga Persyarikatan dengan wajah berseri-seri tampak berbondong-bondong memadati gedung dakwah yang menjadi ikon gerakan Islam berkemajuan sekaligus saksi sejarah panjang dakwah di Kota Solo, Minggu 31 Mei.

Ketua PDM Kota Surakarta, Anwar Sholeh, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih dan kerinduan yang mendalam dari warga Muhammadiyah Solo atas kehadiran sang menteri.

"Muhammadiyah Kota Surakarta sudah sangat kangen dengan kehadiran Bapak," ucap Anwar hangat.

Selain menyambut hangat Mendikdasmen, Anwar juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, yang turut menyempatkan diri hadir di sela-sela kesibukannya. "Beliau ini adalah kader Muhammadiyah asli," ucap Anwar lebih lanjut.

Sementara itu, Abdul Mu'ti mengaku Solo memiliki tempat tersendiri di hatinya. Bahkan, semenjak dilantik menjadi menteri, Solo menjadi daerah yang paling sering ia kunjungi.

"Dalam catatan saya sejak menjadi menteri, ini kunjungan saya yang kedua ke PDM Kota Surakarta. PDM yang lain belum ada yang kebagian. Solo sudah dua kali," seloroh Mu'ti yang langsung disambut tawa hadirin.

Bagi Mu'ti, Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Solo terus menunjukkan perkembangan yang luar biasa dalam dakwah pencerahan. Banyak Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) baru yang muncul dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

"Solo adalah pimpinan daerah Muhammadiyah dan 'Aisyiyah yang banyak memiliki prestasi di tingkat nasional, dan beberapa AUM bahkan sudah mulai berkiprah di tingkat internasional," puji Mu'ti.

Langkah Baru Lewat SMP Muh PKBS Solo

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen RI), Abdul Mu'ti, hadir langsung di tengah-tengah warga Solo.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan kerja Mendikdasmen kali ini adalah penandatanganan prasasti SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School (SMP Muh PKBS) Surakarta atau Solo.

Momen penandatanganan ini menjadi simbol komitmen Muhammadiyah Surakarta dalam mendukung cita-cita luhur bangsa: mencerdaskan kehidupan generasi muda.

Nomenklatur SMP Muh PKBS Surakarta ini akan resmi digunakan mulai tahun ajaran baru 2026/2027. Sekolah yang dikelola oleh Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta ini menawarkan dua program unggulan, yaitu Fullday School dan Boarding School, dengan memadukan kurikulum nasional dan kurikulum pesantren.

Melansir dari situs resmi www.muhammadiyahsolo.com, hadirnya SMP Muh PKBS Surakarta merupakan langkah nyata PDM Surakarta dalam mengelola lembaga pendidikan yang sejalan dengan visi Muhammadiyah di abad kedua.

Sekolah ini dirancang untuk melahirkan lulusan berkualifikasi ulul albab, generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas tinggi serta jiwa kepemimpinan yang kuat.

Dengan coretan tanda tangan Abdul Mu'ti di atas prasasti, terselip suntikan motivasi besar bagi para penggerak pendidikan di Solo untuk terus mengelola sekolah yang profesional, modern, dan bernapaskan Islam Berkemajuan. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....