FKUB Solo Siapkan Sejumlah Program untuk Dongkrak Peringkat Kota Toleran
- 26 Mei 2026 10:21 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surakarta menyiapkan sejumlah program inovasi untuk mendongkrak peringkat Kota Toleran di Solo. Program tersebut meliputi hotline toleransi 24 jam, duta kerukunan, hingga lomba dan kegiatan lintas agama berbasis olahraga serta hobi masyarakat.
Ketua FKUB Kota Surakarta, HM Mashuri, mengatakan penguatan toleransi di Kota Solo tidak bisa hanya dilakukan FKUB sendiri. Menurutnya, diperlukan dukungan kebijakan publik, program inovasi, dan regulasi dari pemerintah daerah.
“Tidak bisa FKUB hanya bekerja sendiri itu artinya ada juga kebijakan publik kemudian program inovasi,” katanya saat dihubungi rri.co.id, Selasa 26 Mei 2026.
Ia menjelaskan FKUB bersama pemerintah daerah telah menyusun sejumlah program baru untuk 2026. Salah satu program yang akan dijalankan yakni pembukaan hotline FKUB selama 24 jam untuk menerima laporan maupun keluhan masyarakat terkait persoalan kerukunan umat beragama.
“Nanti kita akan buka hotline FKUB 24 jam. Nanti leading sektornya dari generasi muda FKUB,” ujarnya menjelaskan.
Selain hotline, FKUB juga menyiapkan audisi Duta Kerukunan mulai tingkat kelurahan hingga kota. Program tersebut menyasar generasi muda agar menjadi agen toleransi di lingkungan masing-masing.
Mashuri menambahkan FKUB juga akan melakukan branding Taman Cerdas menjadi Taman Toleransi dengan memasukkan pesan-pesan kerukunan antarumat beragama. Selain itu, Pemerintah Kota Surakarta disebut tengah menyiapkan Perwali Toleransi sebagai turunan Perda Toleransi Masyarakat.
“Nanti ada regulasi baru di tahun ini sebagai juklak-juknis dari Perda Toleransi Masyarakat yaitu Perwali Toleransi Masyarakat,” ujarnya.
FKUB juga akan menggelar sejumlah lomba dan kegiatan lintas agama berbasis olahraga maupun hobi masyarakat. Program tersebut antara lain pingpong toleransi di lima kecamatan, mancing kerukunan, hingga kolaborasi bersama komunitas kicau mania.
“Olahraga hobi ini menjunjung sportivitas dan kebersamaan dengan mengesampingkan perbedaan,” katanya.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menyampaikan pesan toleransi dan mempererat hubungan antarumat beragama di tingkat masyarakat. Peserta dari berbagai agama nantinya dilibatkan dalam setiap kegiatan.
Mashuri menambahkan FKUB juga akan turun ke 54 kelurahan untuk memberikan edukasi toleransi dan menyerap aspirasi masyarakat terkait potensi konflik sosial. Program tersebut diharapkan memperkuat toleransi hingga tingkat akar rumput. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....