Embarkasi Solo Hari Jumat ini Hanya Terima 2 Kloter

  • 15 Mei 2026 23:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Embarkasi Solo melalui Asrama Haji Donohudan hari Jumat 15 Mei 2026, menerima dua kloter yang sudah masuk sejak pukul 06.00 WIB.

Kedua kloter itu adalah kloter 72 yang merupakan kloter gabungan dari kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Blora.

Sedangkan kloter 73 gabungan dari kabupaten Banyumas, Cilacap dan Purbalingga masuk pada pukul 09.00 untuk menjalani pemeriksaan one stop servis.

Ketua Kloter 72, Ahmad Nafis mengatakan untuk kloter 72, 80 persen berasal dari kabupaten Banjarnegara dan 15 persen diantaranya merupakan lansia dan difabel.

“Untuk lansia dan pengguna kursi roda atau alat bantu lainnya memerlukan perhatian khusus bagi petugas haji daerah. Khusus pengguna kursi roda atau alat bantu lainnya, lansia dan difabel satu kloter 72 juga memiliki pendamping dari keluarga,” ujar dia.

Ahmad Nafis juga optimis semua Jemaah calon haji Purbalingga dapat diberangkatkan menuju ke tanah suci setelah semaunya dinyatakan lolos pemeriksaan one stop servis, terutama skrining kesehatan.

“Alhamdulilah, setelah melalui pemeriksaan one stop servise semua jemaah asal Purbalingga dianggap istitoah dan layak terbang,” katanya.

Lebih lanjut Ketua kloter 72 itu juga meminta doa restu dari keluarga agar selama menjalankan perjalanan ibadah haji dapat berjalana lancar, dan pulang kembali ke daerah dengan membawa gelar haji mabrur.

“Mohon doa dan restunya bagi keluarga yang berada di rumah, semua kloter 72 dapat menjalankan semua ritual ibadah haji dan ualng dnegan selamat serta membawa gelar haji mabrur,” harapnya.

Ketua PPIH Embarkasi Solo Fitriyanto mengatakan hingga kloter 70 ini sebanyak 59 jemaah calon haji terpaksa dipulangkan ke daerah asal lantaran gagal melewati pemerisaan one stop servise.

“Penyebab pemulangan beragam, mulai dari kondisi demensia yang terdeteksi saat skrining kesehatan hingga penurunan kondisi fisik secara drastis setelah tiba di asrama haji,” ujar dia.

Menurutnya, beberapa jemaah bahkan harus menjalani penanganan medis intensif di ruang observasi Poliklinik Embarhasi Solo atau bahkan harus dirujuk ke rumah sakit tertentu.

“Faktor kesehatan menjadi syarat utama dalam penyelenggaraan ibadah haji, terutama mengingat perjalanan udara menuju Arab Saudi memakan waktu panjang dan membutuhkan kondisi fisik prima,” katanya.

Fitriyanto berharap kepada calon Jemaah haji yang masih berada di daerah untuk menyiapkan kondisi fisiknya sehingga setiabanya di embarkasi Solo tidak terkendala masalah Kesehatan dan langsung bisa diberangkatkan menuju ke tanah suci.

Selain 59 jemaah yang telah dipulangkan, PPIH juga mencatat masih ada 8 jemaah lain yang belum bisa diberangkatkan karena sakit dan masih menjalani perawatan di RS dr. Muwardi Solo.

Secara keseluruhan keberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Solo akan berakhir pada Rabu 20 Mei 2026, dan menerbangkan koter 81 yang merupakan kloter sapu jagat. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....