Sebulan Penuh, Ornamen Buddhis dan Lampion Akan Hiasi Pusat Kota Solo
- 12 Mei 2026 20:44 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Suasana pusat Kota Surakarta akan tampil berbeda mulai 19 Mei hingga 19 Juni 2026 guna menyemarakkan perayaan Waisakha Raya 2570 TB/2026. Panitia akan memasang berbagai ornamen Buddhis di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari koridor Gladak hingga depan Balai Kota Solo.
Juru Bicara Panitia Waisakha Raya, Sutrisno, menjelaskan bahwa ornamen yang dipasang meliputi 12 stupa, pilar Asoka, hingga patung naga dan bunga teratai. Simbol-simbol ini merepresentasikan riwayat perjalanan Sang Buddha dan diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas yang melintasi pusat kota.
"Agama itu bukan hanya sebagai sekte saja tetapi kita juga bisa bersumbangsih untuk masyarakat, untuk bangsa dan untuk negara," jelas Sutrisno dalam jumpa pers di Gedung PMS, Senin, 12 Mei 2026.
Pemasangan ornamen tersebut secara resmi akan dimulai pada 19 Mei dan menghiasi wajah kota selama satu bulan penuh. Keberadaan stupa dan bendera Buddhis di ruang publik ini sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian acara sosial seperti donor darah dan pentas seni.
"Puncak terakhir itu nanti ada di tanggal 31 Mei ada perayaan Waisak bersama. Sekitar 1.000 umat nanti juga dipendapi dan nanti akan disampaikan pesan Waisak," ujar Sutrisno.
Puncak peringatan Waisak akan dipusatkan di Vihara Dhamma Sundara pada Minggu, 31 Mei 2026, tepat pukul 15.44.44 WIB. Pesan Waisak rencananya akan disampaikan langsung oleh Yang Mulia Bhikkhu Sri Pannyavaro Mahathera di hadapan ribuan umat yang hadir.
Panitia juga berupaya melibatkan sektor UMKM dalam bazar yang diselenggarakan di sekitar lokasi acara. Hal ini dilakukan agar perayaan keagamaan juga memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi warga lokal di Surakarta, sejalan dengan visi kota sebagai destinasi wisata religi. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....