Disdik Solo: Web Daftar SMP Negeri Berbayar Dipastikan Hoaks
- 01 Mei 2026 09:38 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Pendidikan Kota Surakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai beredarnya informasi pendaftaran Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri berbayar yang beredar di media sosial.
Hal ini merespons unggahan viral di media sosial yang menunjukkan rincian biaya pendaftaran siswa baru reguler mencapai belasan juta rupiah pada situs dengan domain ilegal.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, menegaskan seluruh proses pendaftaran siswa baru untuk tingkat SD dan SMP negeri di Surakarta dilakukan melalui sistem terpadu.
| Baca juga: Kabar Prabowo Penjarakan Luhut Adalah Hoaks |
Masyarakat diminta untuk tidak mempercayai rincian biaya pendaftaran seperti uang pangkal sebesar 12 juta rupiah yang tercantum dalam situs palsu tersebut.
"Seluruh sekolah negeri, SD dan SMP menggunakan satu sistem aplikasi dan yang resmi itu beralamat web-nya adalah spmb.surakarta.go.id," ujar Dwi kepada rri.co.id, Jumat, 1 Mei 2026.
Selain alamat situs resmi tersebut, pihak dinas menyatakan segala informasi pendaftaran yang menggunakan domain di luar domain pemerintah adalah penipuan.
Keberadaan situs dengan alamat seperti spmb.smpn1surakarta.id dipastikan bukan merupakan saluran resmi pendaftaran siswa baru.
"Apabila ada informasi terkait dengan PPDB atau SPMB sekolah negeri di Kota Surakarta yang menggunakan alamat selain domain pemerintah yang legal yang menggunakan ID selain go.id itu dipastikan palsu dan hoaks," kata Dwi menambahkan.
Lebih lanjut, Dinas Pendidikan memperingatkan adanya ancaman keamanan data bagi masyarakat yang mengakses atau mengisi data pada situs-situs tidak resmi tersebut.
Modus phishing atau rekam data ilegal kini marak memanfaatkan momen menyongsong tahun ajaran baru untuk menjaring korban.
Masyarakat diharapkan hanya merujuk pada kanal informasi resmi milik pemerintah guna mendapatkan data yang akurat mengenai Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Upaya ini penting dilakukan agar proses penyelenggaraan pendidikan di Kota Surakarta tetap berjalan transparan dan terhindar dari praktik ilegal yang merugikan wali murid. (Dania/MI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....