Hoaks, Menkeu Purbaya Ingin Hapus Program MBG Demi BPJS Gratis
- 26 Apr 2026 19:32 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh unggahan akun Facebook bernama “Hartono” yang menyebarkan informasi miring mengenai kebijakan fiskal. Narasi tersebut mengeklaim bahwa Menteri Keuangan Purbaya berencana menghapus anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menggantinya dengan layanan BPJS gratis.
Selain di Facebook, tim pemeriksa fakta juga menemukan klaim serupa yang disebarkan oleh akun Instagram “goldstarjulius” dan telah dibagikan ulang belasan kali. Konten provokatif tersebut telah mendapatkan lebih dari 852 tanda suka dan 329 komentar.
Melansir laman TurnBackHoax, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo telah melakukan penelusuran mendalam melalui mesin pencarian dengan kata kunci terkait rencana perubahan skema MBG tersebut. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari Menkeu Purbaya yang mendukung penghapusan program MBG demi pengalihan anggaran ke BPJS.
Berdasarkan arsip berita resmi dari Kompas.tv pada Maret 2026, Menkeu Purbaya justru memberikan dukungan terhadap kelanjutan program MBG dengan catatan efisiensi. Ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran boleh dilakukan asalkan kualitas gizi makanan yang diterima oleh masyarakat tetap terjaga dan tidak berkurang.
Sementara itu, isu mengenai BPJS yang dikaitkan dalam unggahan tersebut diduga berasal dari evaluasi rutin pemerintah terhadap data Penerima Bantuan Iuran (PBI). Menkeu Purbaya memang sempat memberikan teguran keras kepada pihak BPJS agar membenahi data penerima guna menghindari kerugian negara dan citra buruk pemerintah.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa narasi yang dibuat oleh akun "Hartono" merupakan penggabungan dua isu berbeda yang dipelintir sedemikian rupa. Tidak ada bukti valid yang menunjukkan adanya benturan kepentingan antara elit politik dan Menteri Keuangan terkait penghapusan program strategis nasional tersebut.
Oleh karena itu, informasi yang menyebut Menkeu Purbaya ingin menghapus anggaran MBG dan menggantinya dengan BPJS gratis dipastikan adalah konten palsu. Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek kebenaran informasi melalui sumber berita yang kredibel sebelum memberikan dukungan atau menyebarkannya kembali di media sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....