SPMB SMP Khusus Olahraga Solo Dibuka, KK Solo Jadi Syarat Mutlak
- 29 Apr 2026 18:37 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – SMP Khusus Olahraga (SKO) Surakarta resmi membuka pendaftaran murid baru untuk tahun ajaran mendatang dengan menetapkan persyaratan administrasi yang ketat.
Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah kewajiban calon siswa untuk memiliki Kartu Keluarga (KK) Kota Surakarta sebagai syarat mutlak pendaftaran.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan prioritas pembibitan atlet muda berkualitas berasal dari putra daerah Kota Bengawan.
Kepala SMP Khusus Olahraga Solo, Bambang Sigid Pramono, menegaskan selain persyaratan domisili, calon siswa juga harus melampirkan akta kelahiran, piagam prestasi, serta surat keterangan sehat.
Menariknya, sekolah memberikan kesempatan bagi siswa yang saat ini sudah duduk di kelas satu SMP reguler untuk mendaftar kembali. Namun, siswa yang bersangkutan harus bersedia mengulang pendidikan dari kelas satu jika dinyatakan lolos seleksi di SKO.
"Syaratnya harus KK Solo dulu, itu harga mati istilahnya. Kemudian ada akta kelahiran, piagam, foto, hingga surat keterangan sehat dari dinas pemerintah. Bagi siswa yang sekarang sudah kelas satu SMP reguler, diperbolehkan mendaftar lagi di SKO namun harus mengulang dari kelas satu," ujar Bambang, Rabu, 29 April 2026.
Pada tahun ini, SKO Surakarta hanya membuka kuota terbatas sebanyak 64 siswa yang akan dibagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel).
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah olahraga ini tergolong sangat tinggi, dengan puluhan hingga ratusan pendaftar yang terpaksa gugur karena ketatnya persaingan.
Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan olahraga di Surakarta.
Proses pendaftaran sendiri akan dilaksanakan mulai tanggal 4 hingga 8 Juni mendatang, yang dilanjutkan dengan verifikasi berkas dan pengumuman seleksi administrasi pada 12 Juni.
Tahapan paling krusial yakni ujian praktik atau tes fisik akan digelar pada 18 hingga 22 Juni dengan melibatkan tenaga ahli.
Dalam pelaksanaan tes fisik ini, SKO Surakarta bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS).
Pihak sekolah menargetkan untuk menjaring bibit unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat regional, namun juga memiliki potensi untuk bersaing di kancah internasional.
Bambang berharap atlet-atlet yang lahir dari SKO Surakarta nantinya dapat mengikuti jejak senior mereka yang telah berhasil mengharumkan nama bangsa di level dunia.
Kualitas sumber daya manusia yang mumpuni sejak dini menjadi kunci utama dalam mencapai target prestasi mendunia tersebut.
"Harapan saya kita mendapatkan siswa yang punya kompetensi olahraga mumpuni. Saya ingin atlet dari SKO ini bisa diorbitkan ke level internasional bahkan mendunia, tidak hanya juara di tingkat provinsi atau nasional saja. Kemarin sudah ada beberapa yang mencapai level internasional dan saya ingin bit-bibit baru ini bisa mengikuti," kata Bambang. (Dania/MI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....