Gandeng Kemenag, BPJS Solo Sosialisasikan JKN lewat Buku Khotbah

  • 23 Apr 2026 19:53 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Surakarta mengambil langkah strategis dengan menggandeng tokoh agama.

Sinergi ini diwujudkan melalui agenda Sosialisasi Program JKN Kepada Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Kamis, 23 April 2026. Puncak kegiatan ini ditandai dengan penyerahan Buku Khotbah berjudul "Meraih Sehat, Mensyukuri Nikmat" kepada perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) wilayah Surakarta.

Mewakili Kepala Kemenag Kota Surakarta, Muhammad Arifin, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan buku khotbah ini akan dijadikan bahan penyuluhan resmi. Kemenag Surakarta akan mendistribusikan materi edukasi ini, termasuk dalam format digital, kepada seluruh penyuluh agama baik muslim maupun non-muslim di wilayahnya.

Langkah ini dinilai strategis karena tokoh agama memiliki kedekatan langsung untuk mengedukasi masyarakat di tingkat akar rumput. Arifin menjelaskan materi yang disampaikan tidak hanya berkisar pada pentingnya menjaga kesehatan sebagai sebuah amanah, tetapi juga menanamkan filosofi gotong royong dalam JKN.

Ia menekankan bahwa iuran yang dibayarkan oleh masyarakat sehat dapat bernilai sebagai amal jariah untuk menolong peserta lain yang sedang sakit. Pemahaman spiritual ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk tertib membayar iuran tanpa harus merasa rugi jika tidak terpakai.

"Program Jaminan Kesehatan Nasional ini adalah wujud nyata hadirnya negara di masyarakat. Bagaimana kita bergotong royong untuk iuran, berbagi dari amal bareng yang bisa jadi amal jariah kita untuk membantu orang lain," kata Arifin dalam acara Rekonsiliasi bersama Pemerintah Daerah di Hotel Alana Solo, Kamis, 23 April 2026.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Debbie Nianta Musigiasari, menyebutkan pelibatan pemuka agama merupakan cara yang efektif untuk melakukan pendekatan kultural kepada masyarakat.

Selain menyerahkan buku khotbah, acara ini juga dirangkai dengan kegiatan rekonsiliasi data kepesertaan bersama jajaran Pemerintah Daerah. BPJS Kesehatan juga mendatangkan pakar untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang langkah-langkah preventif.

"Kita berkolaborasi dengan Kementerian Agama dan tokoh agama terkait penyerahan buku khotbah yang memuat edukasi tentang program JKN. Pada kesempatan kali ini, kami juga menghadirkan Bapak Ade Rai untuk memberikan motivasi tentang bagaimana menjaga pola hidup sehat," ujar Debbie.

Ke depan, Kemenag Surakarta juga akan melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII agar pesan edukasi ini tersampaikan secara masif dan fleksibel.

Kolaborasi lintas sektoral ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran, tetapi juga memicu perubahan nyata pada gaya hidup masyarakat demi terwujudnya ekosistem kesehatan nasional yang kuat. (Dania/MI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....