Kakanwil Kemenkumham Jateng Tekankan Akselerasi Asta Cita di Lapas Sragen
- 21 Apr 2026 08:02 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Jawa Tengah, Mardi Santoso, memberikan arahan strategis bagi jajaran Lapas Kelas IIA Sragen. Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya implementasi program Asta Cita dan akselerasi menteri yang berfokus pada ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, serta ekonomi kreatif.
Arahan itu disampaikan saat menghadiri penyerahan tongkat estafet kepemimpinan Lapas Kelas IIA Sragen dari Mohamad Maolana kepada Giyono, Senin 20 April 2026.
Mardi Santoso menegaskan bahwa Lapas Sragen harus mampu menyelaraskan program kerjanya dengan prioritas nasional tersebut tanpa mengesampingkan kualitas pelayanan publik.
"Fokus kita saat ini adalah implementasi Asta Cita, khususnya di bidang ketahanan pangan dan ekonomi kreatif. Ini menjadi PR besar agar Lapas Sragen sejalan dengan prioritas Pak Menteri. Namun, layanan publik substantif tetap harus dikedepankan karena itu adalah wajah utama kantor kita," ujar Mardi.
Salah satu poin menarik yang menjadi perhatian adalah pengembangan produk UMKM hasil karya warga binaan yang telah menembus pasar ekspor. Mardi menjelaskan bahwa untuk memenuhi kuota ekspor yang besar, Lapas Sragen kini menerapkan strategi kolaboratif.
"Informasi yang saya terima, Sragen tidak bisa memenuhi satu kontainer sendirian dalam sebulan. Maka solusinya adalah kolaborasi dengan 15 Satuan Kerja (Satker) lainnya. Kita gunakan sistem putaran; mana satker yang sudah memenuhi kuota, itu yang diberangkatkan lebih dulu hingga target ekspor terpenuhi," katanya menjelaskan.
Produk yang dihasilkan pun kian bervariatif, menyesuaikan dengan permintaan dari berbagai negara tujuan.
Terkait pendekatan pembinaan bagi warga binaan, Mardi Santoso berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konten pembinaan yang sudah ada. Ia akan menerapkan prinsip ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) untuk meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Sragen.
"Prinsipnya kita ceklis dulu sejauh mana kontennya. Nanti dengan pengalaman yang ada, kita terapkan metode ATM. Saya mohon dukungan dari rekan-rekan media dan seluruh mitra kerja untuk membantu memajukan Lapas Kelas IIA Sragen ini," ujar dia.
Di akhir pesannya, Mardi menyampaikan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Kalapas yang baru, Lapas Sragen dapat membangun sinergi yang lebih kuat, baik secara internal maupun dengan mitra luar, demi kemajuan organisasi dan keberhasilan pembinaan warga binaan. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....