Pelajar Solo Tampilkan Inovasi Solutif di Ajang Krenova 2026

  • 14 Apr 2026 11:44 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Puluhan pelajar di Kota Solo menampilkan berbagai inovasi solutif dalam ajang Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2026 yang digelar di Solo Technopark. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan ide kreatif generasi muda untuk menjawab persoalan di daerah.

Kegiatan yang berlangsung Selasa, 14 April 2026 ini dilaksanakan selama dua hari hingga Rabu, 15 April 2026 dengan agenda pemaparan karya dan penilaian dari para juri. Pemerintah Kota Surakarta memanfaatkan ajang ini untuk menjaring inovasi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Sebanyak 40 finalis lolos ke tahap akhir, terdiri dari 26 karya pelajar dan 14 karya dari masyarakat. Dominasi pelajar menunjukkan meningkatnya partisipasi generasi muda dalam menghadirkan solusi inovatif di Kota Solo.

Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono, mengatakan inovasi dari pelajar diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Ia menilai ajang ini penting untuk membangun budaya kreatif sejak dini.

“Ajang Krenova ini mendorong masyarakat, khususnya pelajar, untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka dalam menciptakan hal-hal baru, termasuk memecahkan berbagai permasalahan yang kita hadapi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah inovasi yang ditampilkan memiliki relevansi dengan kondisi Kota Solo saat ini, termasuk dalam penanganan masalah lingkungan seperti sampah. Hal ini menjadi peluang bagi pemerintah untuk mengembangkan inovasi tersebut lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surakarta, Kentis Ratnawati, menjelaskan proses seleksi dilakukan secara ketat untuk mendapatkan karya terbaik. Setiap inovasi yang lolos dinilai memiliki nilai kebaruan dan potensi penerapan.

“Dari 163 peserta, kami seleksi menjadi 60 besar, kemudian menjadi 40 finalis yang terdiri dari 26 pelajar dan 14 dari masyarakat,” katanya.

Melalui ajang ini, inovasi dari pelajar diharapkan tidak hanya berhenti pada kompetisi, tetapi dapat dikembangkan menjadi solusi nyata bagi pembangunan Kota Surakarta. (Ryan Assyidiqi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....