Inovasi Pengelolaan Sampah Jadi Sorotan di Krenova 2026
- 14 Apr 2026 11:40 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Berbagai inovasi pengelolaan sampah menjadi sorotan dalam ajang Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Kota Surakarta 2026 yang digelar di Solo Technopark. Kegiatan ini menghadirkan karya dari pelajar dan masyarakat yang dinilai mampu menjawab persoalan lingkungan di Kota Solo.
Pelaksanaan Krenova yang berlangsung Selasa, 14 April 2026 ini digelar selama dua hari hingga Rabu, 15 April 2026 dengan agenda pemaparan karya dan penilaian. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.
Sebanyak 40 finalis mengikuti tahap akhir, terdiri dari 26 pelajar dan 14 dari masyarakat. Sejumlah inovasi yang ditampilkan tidak hanya berupa konsep, tetapi juga telah diterapkan di lingkungan masyarakat.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surakarta, Kentis Ratnawati, mengatakan beberapa inovasi bahkan sudah memberikan dampak nyata di tingkat wilayah. Hal ini dinilai menjadi keunggulan karena inovasi bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Beberapa inovasi bahkan sudah berjalan, seperti di salah satu kelurahan di gajahan yang mampu mengurangi sampah hingga 25 persen. Ini berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain,” katanya.
Ia menambahkan, inovasi berbasis lingkungan menjadi salah satu yang menonjol dalam Krenova tahun ini. Hal tersebut sejalan dengan kebutuhan Kota Surakarta dalam mengatasi persoalan sampah secara berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono menyatakan pemerintah akan menindaklanjuti inovasi yang dinilai layak untuk diterapkan. Pendampingan akan diberikan agar inovasi tersebut dapat berkembang dan dimanfaatkan lebih luas.
“Jadi nanti yang inovasi-inovasi yang bagus, yang solutif, akan kita tindaklanjuti, kita beri pendampingan, dan dimanfaatkan untuk kebutuhan Kota Solo,” ujarnya.
Melalui Krenova 2026, inovasi masyarakat diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam mendukung pembangunan Kota Solo yang berkelanjutan. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....