Politikus PDIP Solo Usul Pemangkasan Operasional Mobil Dinas Demi Hemat Energi
- 12 Apr 2026 01:50 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Politikus yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Honda Hendarto mengusulkan pemangkasan operasional mobil dinas Pemerintah Kota untuk hemat energi.
Hal itu menurutnya lebih maksimal dalam penghematan energi. Operasional yang dimaksud sendiri adalah efisiensi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen terhadap mobil-mobil dinas yang dimiliki.
Ditemui disela-sela kegiatannya pada Jumat, 10 April 2026, Anggota DPRD Solo Fraksi PDI Perjuangan, Honda Hendarto mengapresiasi langkah Pemerintah Kota yang membudayakan Jumat bersepeda, namun menurutnya langkah penghematan terbaik adalah pemangkasan BBM mobil dinas hingga 50 persen.
"Wali Kota menghimbau semua ASN berangkat bersepeda atau menggunakan transportasi umum, bagus saya apresiasi sekali. Kalau bisa setiap hari. Tapi apakah tidak lebih efektif apabila Pemerintah Kota melakukan kebijakan penghematan sumber energi, efisiensi BBM 50 persen dari anggaran saat ini, itu akan lebih efektif," kata Honda Hendarto.
Efisiensi terhadap BBM kendaraan dinas ini bisa dilakukan dengan pertimbangan-pertimbangan khusus. Dikatakan Honda efisiensi bisa dilakukan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak rutin melakukan kegiatan lapangan setiap hari.
Selain berfokus pada pemangkasan BBM kendaraan dinas, ditambahkan Honda Hendarto bahwa mobil-mobil operasional berplat merah maupaun hitam lebih baik ditinggalkan di kantor. Hanya Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Kepala Dinas saja yang bisa membawa pulang kendaraan dinas.
"Berani membuat kebijakan semua mobil operasional harus berada di kantor setelah jam kerja selesai. Kecuali pejabat tertentu, seperti Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, dan Kepala Dinas. Saya kita itu masukan saja kepada Pemerintah Kota," katanya menambahkan.
Dengan semua kendaraan operasional berada di kantor, menurut Honda Hendarto juga, para ASN bisa pulang dengan kendaraan pribadi ataupun bersepeda. Kegiatan tersebut dianggapnya lebih efekti dalam penghematan energi.
Diketahui saat ini Pemerintah sedang menggalakan penghematan energi menyusul konflik yang terjadi di Timur Tengah yang mengakibatkan harga minyak melonjak. Beberapa kebijakan dikeluarkan dengan penerapan program Work From Anywhere (WFA), Work From Home (WFH) hingga bersepeda dan menggunakan transportasi umum menuju kantor. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....