ASN Pemkot Solo Siap Jalankan Program Jumat Bersepeda
- 09 Apr 2026 02:59 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta belum berencana menerapkan program Work From Home (WFH), seperti arahan Pemerintah Pusat dalam menjalankan penghematan energi. Hal itu lantaran menurut Wali Kota, Respati Ardi penerapan WFH masih kembali dikaji terkait dampak yang bisa dirasakan.
Meskipun begitu, dalam mengganti program Work From Home, Pemerintah Kota berencana menerapkan program Jumat bersepeda ataupun penggunaan angkutan publik kepada seluruh jajaran ASN.
Menanggapi arahan tersebut, ditemui disela-sela kegiatannya pada Rabu, 8 April 2026, Camat Pasar Kliwon, Ari Wibowo mengaku siap menjalankan program Jumat bersepeda yang akan dijalankan Pemerintah Kota.
"Kami dari Pasar Kliwon siap mendukung kebijakan Wali Kota, kalau saya pun juga akan bersepeda dan teman-teman yang di Pasar Kliwon. Bagi ASN yang rumahnya dekat atau masih dalam jangkauan bersepeda, Insyaallah bersepada," kata Ari Wibowo.
Lebih lanjut, Ari Wibowo menegaskan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan dirinya terkait program tersebut, karena memang kegiatan Bike to Work sudah pernah dijalaninya.
"Kalau secara khusus tidak ada, karena saya sendiri beberapa tahun yang lalu juga pernah ikut Bike to Work, maksudnya pernah menjalankan hal yang sama. Insyaallah enggak begitu kesulitan, karena tinggal di batas kota atau pinggir kota dan kantor juga berada di pinggir kota," katanya menambahkan.
Ari Wibowo juga berencana melakukan evaluasi program Jumat bersepeda setelah nantinya dijalankan. Terkait penggunaan transportasi publik bagi ASN yang bertempat tinggal jauh sendiri, Camat Pasar Kliwon ini mengatakan sedikit kesulitan karena tidak ada angkutan umum yang lewat area kantor Kecamatan.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menegaskan bahwa aturan Work From Home belum dijalankan karena masih terus dikaji terkait dampaknya terhadap pelayanan maupun penghematan energi.
Dirinya sangat menghimbau seluruh ASN di bawah lingkup kerja Pemerintah Kota Surakarta bisa lebih bijak dalam penggunaan kendaraan dinas dan bisa beralih menggunakan sepeda ataupun kendaraan publik.
"Kami masih kaji dan kami tidak ingin terburu-buru masalah WFH, yang jelas kami di Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen seluruh jajaran ASN, kepegawaian dan Pemerintahan untuk sebijak-bijaknya menggunakan kendaraan dinas. Setiap Jumat mari kita gaungkan transportasi publik, bersepeda atau apapun," ucap Respati Ardi. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....