Tekan Sampah TPA, Pemkot Surakarta Perkuat Pemilahan dari Hulu
- 07 Apr 2026 07:44 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta mulai mendorong pengelolaan sampah berbasis wilayah melalui pemilahan dari sumber atau hulu. Langkah ini dilakukan untuk menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Ditemui rri.co.id di kantornya, Senin 6 April 2026, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan jajaran hingga tingkat wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh.
“Kami mengajak seluruh jajaran hingga kewilayahan untuk lebih fokus menyelesaikan permasalahan sampah di hulu dan hilir,” katanya.
Pengelolaan di hilir akan dilakukan secara bertahap, termasuk penanganan open dumping dengan melibatkan perguruan tinggi. Sementara itu, penanganan di hulu difokuskan pada pemilahan sampah dari sumber.
"Hilir kita akan fokus secara perlahan dan melibatkan UNS (Universitas Sebelas Maret) untuk open dumping kita selesaikan," ucapnya.
Respati menambahkan saat ini pemerintah tengah mengkaji metode terbaik bersama akademisi. Salah satunya dengan menggandeng Universitas Sebelas Maret untuk merumuskan sistem yang efektif.
Selain itu, beberapa wilayah di tingkat kelurahan dan kecamatan sudah mulai menjalankan pemilahan sampah. Namun, penerapan masih akan terus disempurnakan melalui kebijakan teknis.
Ia juga menyebut akan menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk memperkuat pengelolaan sampah. Sosialisasi kepada masyarakat akan segera dilakukan agar pemilahan sampah bisa berjalan optimal.
"Nanti akan ada teknis-teknis dan saya lagi fokus juga menyusun perwali terkait pengelolaan sampah di hulu dan hilir," ujarnya.
Dengan volume sampah mencapai sekitar 300 ton per hari, pemerintah berharap pemilahan dari sumber menjadi solusi jangka panjang. Masyarakat pun diajak berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....