Diklat Pendidik PAUD Solo: Mutu Meningkat, Siswa Dapat SPP Stimulan

  • 06 Apr 2026 15:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Pendidikan Kota Surakarta menggelar Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut bagi tenaga pendidik PAUD yang berlangsung di Grand HAP Hotel Solo mulai Senin, 6 April 2026 hingga Rabu, 15 April 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan mutu para pendidik agar mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas bagi anak usia dini di Kota Solo.

Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Surakarta, Dwi Hesti Saptaningtias, menekankan pentingnya kesehatan prima bagi para peserta selama mengikuti rangkaian pelatihan yang berlangsung intensif selama sepuluh hari tersebut.

Dalam pembukaan kegiatan, Dwi Hesti menyampaikan kabar gembira mengenai kesetaraan jenjang PAUD dengan pendidikan dasar dan menengah di Surakarta. Mulai tahun ajaran baru mendatang, pemerintah daerah berencana memberikan Stimulan Pembiayaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp150.000 per anak setiap bulannya.

Selain itu, anak-anak TK dan PAUD juga akan masuk dalam skema bantuan Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) sebesar Rp225.000 per tahun untuk kebutuhan sekolah seperti seragam dan sepatu.

"Mudah-mudahan dengan bulan penuh berkah ini, Diklat ini menjadi keunggulan PAUD masing-masing dan kebijakan SPP stimulan bisa segera berjalan lancar setelah regulasi perwalinya selesai," ujar Dwi Hesti Saptaningtias, Senin, 6 April 2026.

Langkah strategis ini tidak lepas dari peran aktif Bunda PAUD Kota Surakarta, Venessa Winastesia, yang secara intens melakukan advokasi kepada Pemerintah Kota. Venessa mengungkapkan peran Bunda PAUD sangat krusial sebagai penggerak dan jembatan komunikasi antara satuan pendidikan, orang tua, serta pemerintah.

Melalui kunjungan langsung ke lapangan atau "belanja masalah", ia berhasil meyakinkan Wali Kota untuk memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan anak didik, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Venessa juga menyoroti pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi yang holistik integratif bagi anak usia dini. Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), ia berkomitmen memantau langsung kualitas asupan gizi di sekolah-sekolah.

Ia memposisikan dirinya sebagai "Brand Ambassador" sekaligus orang tua bagi seluruh anak PAUD di Solo, sehingga kebijakan yang diambil selalu berpijak pada kebutuhan nyata perkembangan anak di lapangan.

"Saya tidak bisa menjalankan tugas ini sendiri, saya butuh kolaborasi dari tenaga pendidik semua. Mari, kita bersama-sama membangun PAUD yang berkualitas di Kota Solo," kata Venessa Winastesia.

Diklat ini diharapkan melahirkan pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap kesehatan dan psikologi anak. Pemerintah Kota Surakarta optimis dengan peningkatan kompetensi guru dan dukungan finansial bagi siswa, akses pendidikan usia dini akan semakin merata.

Penutupan rangkaian acara pada pertengahan April mendatang diharapkan menjadi titik tolak baru bagi transformasi pendidikan karakter sejak usia dini di Kota Bengawan. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....