Disdik Targetkan 4.000 Guru Ikuti Diklat 100 JP
- 05 Jan 2026 12:41 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Dinas Pendidikan Kota Surakarta memfokuskan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pendidik pada tahun 2026 melalui program pelatihan intensif 100 Jam Pelajaran (JP). Langkah ini diambil untuk meningkatkan kompetensi guru tanpa mengganggu jadwal belajar-mengajar di kelas.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, menjelaskan program ini dirancang dengan metode blended learning, yakni perpaduan antara pembelajaran daring mandiri dan praktik luring. Target utamanya yakni menjangkau sekitar 4.000 guru di Kota Solo secara bertahap.
"Kami menyiapkan paket diklat 100 JP yang mencakup materi pembelajaran mendalam, literasi digital, hingga penguatan growth mindset. Konsepnya diubah dari klasikal konvensional menjadi daring selama dua bulan agar lebih efisien dan tidak meninggalkan kelas," ujar Dwi Ariyatno, Senin (5/1/2026).
Program ini terdiri dari enam modul pembelajaran yang dapat diakses guru secara fleksibel di luar jam tugas. Setelah menyelesaikan teori secara daring, para guru akan mengikuti kelas klasikal tatap muka untuk mempraktikkan rancangan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) di bawah bimbingan mentor.
Dwi mengakui tantangan terbesar dari program ini adalah membangun kesadaran mandiri dari para guru untuk menyelesaikan pelatihan. Meski demikian, evaluasi berkala melalui pre-test dan post-test akan dilakukan untuk mengukur sejauh mana pemahaman materi yang telah dipelajari.
"Upaya ini penting agar guru segera menguasai metode pembelajaran baru yang lebih interaktif. Harapannya, hasil dari pelatihan ini bisa langsung dipraktikkan di kelas masing-masing demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Solo," katanya. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....