Temui Wali Kota Solo, Dubes Iran Boroujerdi Siap Jalin Kerja Sama
- 01 Apr 2026 16:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia pada Rabu, 1 April 2026, Mohammad Boroujerdi. Mohammad Boroujerdi datang pada sekitar pukul 09.00 WIB ditemani assistantnya Ali Pahlevani Rad dan pendamping dari Kedubes Iran untuk Indonesia, R. Anis.
Kedatangan duta besar Iran untuk Indonesia sendiri langsung disambut Wali Kota Respati Ardi dan kemudian menuju ruang rapat untuk melakukan komunikasi secara privasi.
Ditemui setelah melakukan komunikasi secara tertutup, duta besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengatakan komunikasinya bersama Respati Ardi, ada perbincangan terkait kemungkinan kerja sama perekonomian antara Surakarta dan kota yang ada di negara Iran.
"Dalam pertemuan ini juga saya mendiskusikan dengan pak Wali berkaitan dengan kerja sama perekonomian antara negara kami dan daerah ini (Indonesia). Kami membicarakan kemungkinan untuk bisa kerja sama perekonomian dan perdagangan. Tahap selanjutnya atau mengadakan kerja sama sister city antara Surakarta dengan kota yang bisa dikerjasamakan antara kedua Kotanya," kata Mohammad Boroujerdi.
Dalam pertemuan ini dikatakan Mohammad Boroujerdi, Wali Kota Surakarta menyampaikan solidaritas dari masyarakat daerah untuk negara Iran ditengah perangnya melawan Israel dan juga Amerika Serikat.
Lebih lanjut, Dubes Iran untuk Indonesia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menolak adanya perang, karena menurutnya membunuh masyarakat tidak berdosa adalah hal yang salah.
"Saya juga berharap dan mengundang seluruh masyarakat Indonesia, Pemerintah Indonesia yang terhormat untuk bergabung dalam sebuah kampanye menolak perang yang tentu menyuarakan bahwa membunuh masyarakat tidak berdosa adalah hal yang salah dan peperangan merupakan hal yang harus kita tolak," katanya menambahkan.
Sementara itu Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mengatakan pertemuannya dengan duta besar Iran karena Pemerintah Kota selalu terbuka dengan tamu dari negara manapun. Respati juga mendoakan untuk perang yang terjadi di timur tengah bisa selesai.
"Jadi permintaan ini kan permintaan dari Kedutan Iran yang hadir, kami menerima tamu siapapun yang hadir. Jadi kami menyampaikan ini sesuai dengan pembukaan Undang-Undang Dasar kita setiap upacara disampaikan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, kami prihatin tentunya satu nyawa ini sangat-sangat berharga. Kami berharap ini segera selesai," ucap Respati Ardi.
Ditambahkan Respati Ardi, bahwa setelah perang selesai, Kota Surakarta dan Negara Iran akan menjalin komunikasi lebih lanjut terkait kerja sama perjanjian ekonomi, perdagangan dan penerbangan.
"Tadi disampaikan apabila nanti perang selesai, kami mengajak dari KADIN, PHRI, HIPMI akan melaksanakan perjanjian ekonomi, perdagangan dan beliau menyampaikan apabila penerbangan Internasional dibuka, penerbangan pertama (Iran) adalah ke Indonesia. Iran sangat berterima kasih betul atas bentuk dukungan dari seluruh warga masyarakat Indonesia," ucapnya menambahkan.
Dalam pertemuan ini duta besar Iran untuk Indonesia juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada prajurit TNI yang meninggal pasca serangan di lokasi kantor pasukan perdamaian di Lebanon. Pihak duta besar Iran juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama menolak perang yang terjadi. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....