Walikota Solo Ingatkan Pelaku Usaha Tidak 'nGepruk' Harga saat Lebaran
- 21 Mar 2026 09:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta mengingatkan pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar selama momentum Lebaran. Imbauan ini disampaikan untuk menjaga kenyamanan wisatawan dan masyarakat yang berkunjung ke Kota Solo.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mengatakan praktik kepruk harga dapat merugikan citra pariwisata daerah. Ia menegaskan pemerintah akan melakukan pengawasan terhadap harga di sektor kuliner dan jasa selama libur Idulfitri.
“Kami juga mengimbau untuk para pelaku usaha, pelaku wisata, kuliner, apapun mohon dapat menyesuaikan harga tidak aji mumpung,” kata Respati, setelah salat idulfitri di Balaikota Surakarta, Sabtu, 21 Maret 2026.
Ia menyebut momentum Lebaran seharusnya dimanfaatkan untuk menarik wisatawan agar kembali berkunjung. Oleh karena itu, pelaku usaha diminta menjaga harga tetap wajar dan sesuai standar.
Respati menegaskan pemerintah tidak akan segan menindak jika ditemukan pelanggaran. Masyarakat juga diminta melaporkan jika menemukan harga yang tidak sesuai kewajaran.
“Apabila ada aduan terkait harga yang melambung tinggi tidak sesuai kewajaran silakan hubungi kami nanti akan kami tindak tegas,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Surakarta telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif selama Lebaran. Pengawasan dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan sehat tanpa merugikan konsumen.
Ia berharap seluruh pelaku usaha dapat menjaga kepercayaan wisatawan. Hal ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Surakarta.
Dengan langkah tersebut, diharapkan suasana Lebaran di Surakarta tetap nyaman dan ramah bagi semua pengunjung. Pemerintah juga optimistis jumlah wisatawan akan meningkat selama periode libur Idulfitri. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....