Libur Lebaran Solo Safari Dengan Safari Raya Festive

  • 20 Mar 2026 21:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Momentum libur Lebaran dimanfaatkan Solo Safari untuk meningkatkan kunjungan wisata melalui program Safari Raya Festive yang digelar mulai Jumat 14 Maret 2026 hingga Senin 31 Maret 2026. Rangkaian kegiatan ini menghadirkan perpaduan hiburan keluarga dan edukasi satwa dalam satu kawasan.

Marketing Communication Solo Safari, Madani Matadian mengatakan, program ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung selama libur Hari Raya. “Program ini menghadirkan berbagai aktivitas tematik yang memadukan wisata satwa, hiburan keluarga, serta edukasi konservasi dalam suasana perayaan Hari Raya,” ujarnya, Jumat 20 Maret 2026.

Selama periode tersebut, Solo Safari tetap beroperasi pukul 08.30–16.30 WIB. Sementara pada hari pertama Lebaran, jam operasional menyesuaikan menjadi pukul 10.00–16.30 WIB.

Madani menjelaskan, rangkaian acara utama berlangsung pada Jumat 21 Maret 2026 hingga Sabtu 29 Maret 2026. Pengunjung dapat menikmati berbagai hiburan seperti parade satwa, Arabian dance performance, hingga clown interactive. “Pengunjung juga dapat berinteraksi langsung bersama Jaja dan Caca, maskot utama Solo Safari yang menjadi favorit anak-anak dan keluarga,” katanya.

Selain hiburan, Solo Safari juga menghadirkan program edukatif terbaru. “Program Primate Education yang baru dirilis, digelar setiap hari untuk mengenal lebih dekat berbagai jenis primata endemik Indonesia serta memahami pentingnya pelestarian satwa dan habitatnya,” ucapnya.

Tak hanya itu, dalam rangka menyambut tradisi Lebaran, Solo Safari akan menggelar Grebeg Syawal pada Jumat 28 Maret 2026. “Program ini menghadirkan nuansa perayaan khas Hari Raya dengan konsep yang memadukan budaya dan hiburan di kawasan Solo Safari,” ujarnya.

Untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan, pengunjung dapat memilih tiket dengan harga flat, yakni Rp85.000 untuk reguler dan Rp125.000 untuk premium.

Selama libur Lebaran, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang per hari. Madani menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kenyamanan dan keamanan. “Kami melakukan optimalisasi alur kunjungan di dalam kawasan, peningkatan fasilitas pendukung, termasuk area parkir, layanan tiket, serta kesiapan tim operasional di lapangan,” katanya. (Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....