BPBD Surakarta Akan Perkuat Sosialisasi dan Gladi Kebencanaan

  • 11 Feb 2026 15:51 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Peningkatan kegiatan sosialisasi dan gladi kebencanaan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) BPBD Kota Surakarta. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Surakarta, Didik Sunarjono, mengatakan banyak masukan dari stakeholder. Salah satu usulan adalah agar kegiatan gladi kebencanaan tidak hanya menunggu permintaan, tetapi dilakukan secara lebih aktif dengan pendekatan jemput bola.

“Masukan dari stakeholder agar kami lebih aktif melakukan sosialisasi dan gladi kebencanaan, tidak hanya menunggu permintaan,” katanya saat ditemui rri.co.id, Rabu 11 Februari 2026.

Menurutnya, masyarakat mengharapkan kegiatan sosialisasi, edukasi, simulasi, dan gladi kebencanaan dapat dilaksanakan lebih sering dan menjangkau lebih banyak wilayah. Namun demikian, ia mengakui terdapat kendala dari sisi anggaran. Terlebih saat ini tengah dilakukan refocusing dan efisiensi, sehingga sejumlah pos anggaran mengalami pemangkasan.

Ia menjelaskan, sosialisasi dilakukan dengan penyampaian materi mengenai jenis-jenis bencana serta langkah penanganannya. Kegiatan ini menyasar sekolah, komunitas, hingga lingkungan kelurahan.

Sementara itu, gladi kebencanaan dilakukan dalam bentuk simulasi langsung seolah-olah terjadi situasi darurat. Simulasi tersebut bertujuan melatih respons cepat masyarakat.

“Gladi itu sifatnya langsung praktik ya, praktik seolah-olah ada gempa benar. Kalau sosialisasi itu hanya memberikan sosialisasi bahwa ini ada jenis-jenis gempa, faktor-faktor ini terjadi bencana,” ucapnya menjelaskan.

Menurutnya, kesiapan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak bencana. Terutama di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi.

BPBD Surakarta berkomitmen meningkatkan intensitas sosialisasi dan simulasi. Harapannya masyarakat lebih tanggap serta mampu bertindak cepat saat terjadi keadaan darurat. (Reza)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....