Respons Pemkab Sragen Usai Aksi 'Mandi Lumpur' Kades Ngepringan

  • 20 Jan 2026 18:47 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen: Pasca viral aksi Kades Ngepringan Narso 'mandi lumpur' di jalan rusak ruas Mlale-Ngepringan Kecamatan Jenar, langsung direspons Pemerintah Kabupaten Sragen. Dinas terkait langsung melakukan survei lapangan terkait kerusakan jalan hingga memantik aksi Kades Narso.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum DPU Sragen Aribowo Sulistyono mengaku sedang survei ke lokasi saat dikonfirmasi wartawan. Pihaknya enggan memberikan keterangan lebih lanjut, karena masih berada di lokasi.

"Siang Mas. Menika tim nembe survey lokasi. Suwun," ucap Aribowo saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Selasa 20 Januari 2026.

Baca juga: Ironi Jalan Rusak Parah, Kades Sampai 'Mandi Lumpur'

Sementara itu Camat Jenar David Supriyadi saat dikonfirmasi mengatakan, jalan Mlale-Ngepringan sepanjang 7 kilometer sudah lama rusak. Jalan yang menjadi akses vital pelajar dan masyarakat merupakan aset Pemkab Sragen.

"Itu jalan DPU jalan kabupaten. Itu akses anak sekolah, jadi kalau hujan banyak anak sekolah kepleset, lokasinya dekat SMPN 2," ucap David, Selasa.

David membenarkan video seorang pejabat mengenakan seragam dinas keki itu adalah Kades Jenar, Narso. Menurutnya aksi itu bentuk protes, lantaran setiap hari diteror warganya yang menggunakan akses tersebut.

"Dengan video pak lurah itu harapannya segera diperbaiki. Karena pak lurah rumahe di situ, jadi setiap ketemu warga selalu ditanya, pak Lurah ini jalane pie? akhirnya bikin pusing," kata David menjelaskan.

Alih-alih memberikan sanksi kepada Kades Narso, David justru mendukung aksi 'Mandi lumpur' di kubangan jalan rusak. Karena pihak desa sampai kecamatan tidak kurang-kurang mengabulkan perbaikan jalan Mlale-Ngepringan, tapi selalu di-PHP

"Ya nek saya sebagai pimpinan ya (mengingatkan) sebaiknya hati-hati karena anggaran dari pemerintah daerah terbatas juga. Pihak desa sebenarnya sudah mengusulkan lewat Musrenbangdes untuk perbaikan jalan itu. Karena pak lurah rumahe di situ, mungkin dapat protes terus kan ya pusing," katanya.

Camat David mengakui sudah beberapa kali mengecek kerusakan jalan Ngepringan. Perihal tahun ini apakah dianggarkan perbaikan lagi apa tidak pihaknya belum mengetahui.

(Dianggarkan tahun ini?) Saya ndak tahu, mungkin DPU yang tahu untuk anggaran itu. (Di cek?) Dicek ya wes mesti. Karena ya setiap muncul anggaran kalah, dulu kan (dianggarkan) pernah kena refocusing ilang, ini acara apa neh MBG ilang lagi," kata dia. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....