Turnamen Esports-Desa Boyolali, Antusiasme Pemuda Tembus 3.000 Peserta

  • 11 Jan 2026 13:41 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Boyolali : Turnamen Esports Desa Boyolali 2026 resmi dibuka oleh Bupati Boyolali Agus Irawan, Minggu (11/1), di Balai Sidang Mahesa (Gedung Dome) Boyolali.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Desa Nasional 2026 ini langsung disambut antusias ribuan pemuda dari berbagai desa di Kabupaten Boyolali.

Turnamen yang digelar bekerja sama dengan Kementerian Desa tersebut tercatat sebagai ajang esports tingkat desa terbesar dan pertama di Boyolali. Ribuan peserta memadati lokasi sejak hari pertama, baik sebagai pemain maupun penonton.

Bupati Boyolali Agus Irawan menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen gim antar desa ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah positif bagi generasi muda desa untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang gim digital.

“Antusiasmenya luar biasa, pesertanya lebih dari 3.000 orang. Kita patut bersyukur karena turnamen esports terbesar bisa digelar di Kabupaten Boyolali,” ujar Agus Irawan.

Ia berharap turnamen esports ini dapat menjadi agenda rutin tahunan, sekaligus sarana pembinaan talenta digital desa agar berkembang secara positif dan produktif.

Turnamen Esports Desa Boyolali 2026 mempertandingkan sejumlah gim populer, di antaranya Mobile Legends dan Free Fire, dalam rangkaian Kejuaraan Esports Bupati Boyolali Cup.

Pada babak final, panitia juga berencana menghadirkan para juara dari tingkat provinsi untuk menambah daya tarik kompetisi.

Selain esports, peringatan Hari Desa Nasional 2026 turut dimeriahkan berbagai side event kreatif. Di antaranya Cosplay Competition yang meliputi Idol Performance, Fun Art Competition, Coswalk Competition, serta Idol & Cosplay Corner yang menampilkan kreativitas generasi muda desa.

Terselenggara pula SADESA (Suara Akustik Desa Saling Bercerita), panggung musik akustik bagi musisi lokal Boyolali untuk berkarya dan berbagi cerita dari desa. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi seni sekaligus penguatan identitas budaya lokal.

Hari pertama juga diramaikan TikTok Live Competition yang melibatkan para kreator konten untuk mempromosikan rangkaian kegiatan Hari Desa Nasional 2026 melalui siaran langsung digital.

Selain itu, Stand Up Fest Liga Community digelar sebagai ajang unjuk kreativitas para komika komunitas yang mengangkat cerita dan kearifan lokal desa.

Kehadiran tenant UMKM lokal, aktivitas komunitas, serta keterlibatan pemuda Karang Taruna sebagai kru dan relawan semakin menyemarakkan acara.

Turnamen Esports Desa Boyolali 2026 tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum kolaborasi dan perayaan kreativitas pemuda desa menuju desa yang inovatif dan berdaya saing. (Edwi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....