Paguyuban SPBU Boyolali Berikan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Kekeringan
- 01 Agt 2026 13:56 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Upaya penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Boyolali terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kali ini, aksi kepedulian ditunjukkan oleh para pengusaha SPBU yang tergabung dalam Paguyuban SPBU se-Kabupaten Boyolali.
Demi meringankan beban warga yang terdampak krisis air bersih, Paguyuban SPBU se-Kabupaten Boyolali menggelar aksi sosial dengan menyalurkan puluhan tangki air bersih ke sejumlah daerah yang mengalami kekeringan pada Jumat, 31 Juli 2026. Secara bergotong royong, para pengusaha menggalang dana untuk menyalurkan total 29 tangki air bersih ke beberapa titik yang membutuhkan.
Setiap masing-masing truk tangki sendiri berisi 9000 liter air yang bisa dimanfaatkan warga. Ketua Paguyuban SPBU Kabupaten Boyolali, Sarwono, menjelaskan bahwa pendistribusian air bersih dilakukan secara bertahap ke wilayah Gladagsari, Ampel, hingga Wonosegoro.
"Kegiatan penyaluran air bersih ini untuk tiga daerah, yakni Gladaksari, Ampel dan Wonosegoro. Total ada 29 tangki air bersih yang nantinya dibagikan secara bergantian beberapa hari," kata Sarwono.
Ditambahkan Sarwono, bahwa gerakan pemberian air bersih ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat yang kekurangan air bersih. Ditegaskan dirinya juga terkait pemberian air bersih ini adalah hasil penggalangan dana diseluruh SPBU yang berada di Boyolali.
"Yang jelas kita koordinasikan dengan SPBU se-Kabupaten Boyolali untuk menggalang dana untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan air bersih," katanya menambahkan.

Pendistribusian bantuan air bersih ini dilakukan secara bertahap, mengingat keterbatasan armada tangki serta kapasitas tandon penampungan air di lokasi. Bantuan air gratis tersebut disambut antusias oleh warga setempat. Pasalnya, debit air sumur warga mulai mengecil sejak satu minggu terakhir.
Untuk memenuhi kebutuhan harian, tak jarang warga harus merogoh kocek hingga Rp150.000 guna membeli air bersih sebanyak 1.000 liter. Salah seorang warga Dusun Ngaglik, Desa Jlarem, Kecamatan Gladagsari, Suwarno, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengiriman air bersih ini.
"Mulai satu Minggu kemarin sudah merasa air kecil dari aliran atas gunung Merbabu. Air dari sumur juga kecil, biasanya beli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah dapat bantuan air bersih, bisa untuk mencukupi kebutuhan," ucap Suwarno.
Lebih lanjut, Suwarno berharap bantuan air bersih bisa terus diberikan kepada warga. Karena menurutnya selama satu minggu merasa kekeringan, baru bantuan air bersih dari paguyuban SPBU yang datang.
"Bantuan baru ini yang datang, harapannya adanya bantuan-bantuan lagi yang datang dari mana saja, enggak dari Pemerintah saja," ucapnya menambahkan.
Aksi sosial penyaluran air bersih ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memicu kepedulian elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama membantu wilayah yang terdampak kemarau di Kabupaten Boyolali. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....