Perkuat Karakter, MI Muhammadiyah Grinting Boyolali Gelar Seminar Parenting
- 27 Jul 2026 14:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, BOYOLALI – MI Muhammadiyah Grinting, Nogosari, Boyolali, menggelar kegiatan Awwalussanah dan Seminar Parenting Tahun Ajaran 2026/2027. Mengusung tema "Sinergi Bersama Madrasah–Orang Tua: Wujudkan Generasi Berkarakter, Beriman, dan Berprestasi", kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kerja sama antara lingkungan madrasah dan keluarga.
Kepala MI Muhammadiyah Grinting, Ika Rahmawati, memaparkan sejumlah program unggulan madrasah yang akan dijalankan pada tahun ajaran baru. Pihaknya berharap orang tua murid dapat memberikan dukungan penuh agar proses pendidikan anak berjalan selaras.
"Pendidikan anak harus selaras antara lingkungan madrasah dan lingkungan keluarga," ujar Ika di Boyolali, Senin 27 Juli 2026.
Dukungan senada disampaikan Ketua PRM Tegalgiri, Kasino, yang mengajak warga Muhammadiyah menjaga eksistensi madrasah sebagai pusat dakwah dan pendidikan umat. Sementara itu, Ketua Komite Madrasah, Sujarwo, menekankan pentingnya kekompakan antara komite, wali murid, dan pihak madrasah demi kemajuan sekolah.

Dari pihak pemerintah desa, Kepala Desa Tegalgiri, Ngateman, mengapresiasi peran MI Muhammadiyah Grinting dalam mencetak generasi berakhlak mulia. Ia berharap madrasah ini terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Sesi utama seminar parenting menghadirkan narasumber Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali sekaligus Mudir PonpesMu Manafiul Ulum Sambi, Pujiono. Ia mengawali materi dengan mengajak peserta menyanyikan lagu "Tanggung Jawab Bersama" sebagai ajakan reflektif bagi para orang tua.
Dalam pemaparannya, Pujiono menegaskan bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab kolektif antara guru, orang tua, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa demi mewujudkan Qaryah Thayyibah (masyarakat yang baik, religius, dan berkemajuan).
"Pendidikan bukan hanya tugas guru di sekolah. Orang tua dan masyarakat harus turut hadir mendampingi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi saleh, cerdas, dan berakhlak mulia," kata Pujiono.
Ia juga mengingatkan bahwa anak merupakan investasi dunia dan akhirat, sehingga orang tua tidak perlu merasa berat mengeluarkan biaya untuk pendidikan.
"Jangan pernah mengeluh mengeluarkan biaya pendidikan untuk anak. Setiap rupiah yang digunakan untuk mendidik anak adalah amal jariyah yang pahalanya terus mengalir," ucapnya.
Di akhir paparannya, Pujiono mengajak pengurus komite dan warga Muhammadiyah untuk terus merawat dan memajukan madrasah sebagai bagian dari perjuangan dakwah.
"Merawat madrasah sama dengan merawat dakwah dan melanjutkan risalah Rasulullah SAW. Siapa pun yang berjuang membesarkan madrasah, insyaallah menjadi bagian dari perjuangan yang bernilai ibadah," katanya.
Acara yang dihadiri oleh wali murid, tokoh masyarakat, pengurus Muhammadiyah, komite madrasah, dan pemerintah desa tersebut berlangsung interaktif dan penuh antusiasme hingga akhir sesi. (Kisno)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....