Natal Bersama 2025, Surakarta Teguhkan Nilai Kebhinekaan
- 08 Jan 2026 19:33 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Perayaan Natal Bersama 2025 Kota Surakarta digelar di Balai Kota Surakarta, Kamis (8/1/2026) malam, dan diikuti sekitar 7.000 jemaat dari berbagai gereja. Ibadah berlangsung khusyuk dengan mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” dan subtema “Spirit of Goodness”.
Ketua Panitia Natal Bersama Kota Surakarta 2025, Wiryawan Arya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian perayaan sejak Desember 2025. “Kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Wali Kota beserta seluruh jajaran dan semua pihak yang telah membantu sehingga seluruh acara dapat berlangsung dengan lancar dan aman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perayaan Natal tahun ini tidak hanya berupa ibadah, tetapi juga diisi kegiatan sosial dan budaya. “Dalam tema tersebut terkandung pesan untuk saling berkolaborasi dalam semangat berbuat baik kepada sesama dan kota Surakarta tercinta,” katanya.
Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam menjaga kebhinekaan dan persatuan. “Kota Surakarta kota yang majemuk, dan kita terus berupaya berkomitmen untuk tetap bersama-sama tanpa membedakan suku, agama dan ras,” ucapnya.
Menurutnya, tema Natal tahun ini mengandung pesan mendalam tentang peran keluarga dalam menumbuhkan nilai kebaikan di masyarakat. “Dari keluarga yang saling mengasihi dan menghormati, akan lahir lingkungan yang rukun dan kota yang damai,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, untuk membina generasi muda melalui rumah ibadah masing-masing. “Mari kita ajarkan anak-anak kita untuk beradab dan berakhlak sesuai kepercayaannya,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Natal Bersama 2025 meliputi pemasangan lampion dan ornamen Natal di kawasan Gladak hingga Pasar Gede, bakti sosial donor darah di PMI dan delapan pusat perbelanjaan, pemeriksaan mata gratis bagi 1.900 peserta, Parade Natal oleh lebih dari 60 gereja, serta Pasar Natal yang melibatkan lebih dari 30 pelaku UMKM lokal. Puncak perayaan dilaksanakan pada 8 Januari 2026. (Ase)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....