Ratusan Guru TK-PAUD Sragen Terima Stimulan Pendidikan S1

  • 18 Des 2025 09:26 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Sragen: Perhatian khusus diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, bagi guru TK dan PAUD yang menempuh jenjang pendidikan Strata Satu S1. Pemkab memberikan bantuan stimulan pendidikan dengan anggaran Rp 90 juta bagi guru TK dan PAUD pada tahun 2026.

Jumlah anggaran tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dimana pada tahun 2025 ini Pemkab Sragen hanya menganggarkan Rp 72 juta.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen Bantuan S1 guru PAUD tahun 2025 Rp 72.000.000 untuk 80 guru. Sementara bantuan S1 tahun 2026 sejumlah Rp 90.000.000 untuk 100 guru.

Baca juga: Bahagianya Guru Honorer Sragen Terima Insentif Ratusan Ribu

Baca juga: Guru Honorer Sragen Dijanjikan Insentif Cair Desember

Jumlah guru TK dan PAUD di Kabupaten Sragen ada 2.387 orang. Sementara guru yang sudah menempuh pendidikan S1 baru 1.768 orang.

Sekretaris Disdikbud Sragen Sukisno mengungkapkan bahwa program bantuan tersebut telah ada sejak tahun 2025 sebagai bentuk support Pemerintah kepada guru TK dan Paud yang tidak berstatus ASN.

"Masih cukup banyak guru TK dan Paud yang hanya lulusan SMA/SMK. Karena memang faktanya di lapangan mereka bukan PNS. Hanya mau berjuang dan membantu," ujar dia, Rabu (17/12/2025).

Sukisno mengatakan, sebanyak 1.768 guru diantaranya masih berstatus lulusan SMA.

"TK negeri di Sragen itu cuma 4. Kalau tang negeri insyaallah sudah semuanya S1. PNS atau bukan syaratnya masuk negeri harus S1. Tetapi kalau swasta kan itu siapa saja yang mau membantu," kata dia menjelaskan.

Adapun syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut yakni, terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikdasmen. Kemudian belum melaksanakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan belum terdaftar mendapatkan insentif.

"Kalau usia maksimal batas usia pensiun. Pendaftaran terbuka, nanti sekolah melalui Korwil itu mengajukan. Nanti ada petugas yang memverifikasi. Kalau tidak memenuhi syarat ya dicoret," kata Sukisno.

Bupati Sigit Pamungkas mengatakan, pada tahun 2026 pihkanya menyediakan bantuan untuk 100 orang guru TK dan Paud yang menempuh pendidikan S1. Program ini bentuk afirmasi Pemerintah kepada kelompok strategis yang kurang mendapatkan perhatian.

"Saya memang melakukan afirmasi kepada kelompok strategis dan tidak beruntung. Termasuk para guru TK dan PAUD yang merupakan kelompok strategis karena bertugas mencerdaskan anak bangsa di usia dini," ujarnya. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....