Tingkatkan Profesionalisme, Diskuktrans ESDM Karanganyar Latih Pengurus Koperasi Merah Putih
- 24 Nov 2025 14:54 WIB
- Surakarta
KBRN, Karanganyar: Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja, serta Energi dan Sumber Daya Mineral (Diskuktrans ESDM) Karanganyar menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Senin (24/11/2025). Pelatihan ini bertujuan memperkuat peran koperasi sebagai pendorong ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Kepala Diskuktrans ESDM Karanganyar, Aris Martopo, menyatakan pelatihan tersebut mengundang seratus pengurus KDMP, yang terdiri dari ketua dan sekretaris, untuk menyamakan persepsi mengenai pengelolaan koperasi yang profesional.
"Tujuannya mengundang ke sini adalah menyamakan persepsi. Kami berikan buku materi pengurus koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang lengkap, sehingga benar-benar KDMP di Kabupaten Karanganyar dapat menjadi profesional," ujarnya.
Aris mengatakan, Pelatihan yang menggunakan dana dekonsentrasi dari Kementerian Koperasi ini dilaksanakan mulai tanggal 24 hingga 26 November 2025. Dengan mengusung tema "SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045," kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, wawasan, dan profesionalisme para pengurus.
"Dari pelatihan ini output yang dihasilkan adalah peningkatan kualitas pengurus melalui transformasi pengetahuan dan keterampilan," katanya.
Aris menambahkan di Karanganyar, seluruh KDMP sudah aktif dan berbadan hukum. Namun, masih ada persepsi yang perlu diluruskan, yakni koperasi berfungsi melayani dan menyejahterakan anggotanya, bukan berorientasi layaknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang digaji dari APBD. Keuntungan koperasi disalurkan melalui Sisa Hasil Usaha (SHU) di akhir tahun.
Di kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, meminta para pengurus KDMP untuk tidak membatasi diri pada kegiatan konvensional simpan pinjam, melainkan harus berinovasi dan memanfaatkan peluang bisnis yang luas.
"Maka pikirkan, inovasikan. Apa peluang-peluang yang bisa berjalan di situ. Mungkin kalau waktu-waktu itu panjenengan semuanya ditanyakan berpikir koperasi, mikirin mesti koperasi itu simpan pinjam. Tetapi koperasi itu sangat luas sekali," ujarnya.
Bupati berharap pergerakan koperasi diarahkan ke sektor pangan dan pertanian yang berasal dari Karanganyar, seperti sayur-sayuran dan beras dari Tawangmangu dan Jenawi.
"Ini penting agar perputaran uang dapat berputar secara sangat luar biasa signifikan di Kabupaten Karanganyar," ucapnya.
Ia juga mendorong koperasi untuk mengambil peran vital dalam rantai pasok dan pascapanen pertanian lokal.
"Maka koperasi Merah Putih juga bisa menjadi salah satu yang namanya Resi Gudang. Siapa yang untung? Adalah petani dan koperasi, anggota koperasi itu untung semua," katanya.
Bupati berpesan inovasi dari pengurus sangat dibutuhkan agar pergerakan daya beli dan kesejahteraan di Kabupaten Karanganyar benar-benar meningkat luar biasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....