Terpeleset, Nenek Kasni Meninggal Tenggelam di Sumurnya

  • 03 Okt 2025 08:31 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Sragen: Rumah yang berlokasi di Dukuh Sentulan RT 13/02, Desa Kaloran, Kecamatan Gemolong, Sragen, Kamis (2/10/2025) tak seperti biasanya. Rumah yang biasanya sepi, nampak begitu ramai dengan aktivitas warga setempat, bahkan dari luar wilayah.

Ini bukan sang empunya rumah sedang melaksanakan hajatan. Tapi Kasni perempuan 75 tahun yang tinggal sendirian di rumah meninggal dunia. Nenek itu ditemukan sudah tak bernyawa di dalam sumur kedalaman 11 meter persis di belakang rumahnya.

Kejadian ini bermula, ketika anak korban Tukiyem (50) hendak mengantar bubur untuk sarapan Mbah Kasni pukul 05.30 WIB. Tapi Tukiyem yang tinggal tak jauh dari rumah Kasni tak mendapati ibunya berada di rumah.

Tukiyem pun mencoba mencari di dalam rumah hingga pekarangan sekitar sembari memanggil-manggil Mbah Kasni. Tapi dia tak mendengar suara ibunya, padahal pendengarannya masih bagus.

Tukiyem lantas mendapati sepasang sandal ibunya di dekat bibir sumur dan ember plastik di belakang rumah. Kaget bukan main saat menengok ke dalam sumur ia mendapati sebuah jarik yang mengapung.

Dengan tergopoh-gopoh Tukiyem menghampiri Ngatimin (36) dan Anggara (46) untuk dan segera mencoba menengok ke dalam sumur. Kabar Mbah Kasni tercebur sumur pun tersebar luas satu desa, hingga masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Jenazah Mbah Kasni yang meninggal dunia tercebur sumur dilakukan visum oleh pihak Kepolisian dan Tim Medis Puskesmas Gemolong di rumahnya. (Foto: RRI/Humas Polres Sragen)

Anggota Kepolisian dan petugas terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Tak butuh waktu lama Tim SAR, Damkar, BPBD dibantu para relawan dapat mengevaluasi tubuh Mbah Kasni sekitar pukul 07.30 WIB. Namun sayang, nyawa Mbah Kasni sudah tidak tertolong lagi.

"Setelah dilakukan upaya evakuasi selanjutnya sekitar pukul 07.30 WIB Korban berhasil diangkat dari dalam sumur dengan ketinggian air sekitar 4,5 meter oleh Tim SAR Kabupaten Sragen dengan kondisi sudah dalam keadaan meninggal dunia," ucap Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Selanjutnya Polsek Gemolong berkoordinasi dengan Puskesmas Gemolong untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap korban (VER) untuk mengetahui penyebab kematian dari korban.

"Hasil pemeriksaan di TKP, korban diduga meninggal dunia karena terpeleset lalu tercebur ke dalam sumur dikarenakan hendak memperbaiki kerekan timba sumur dengan menggunakan pijakan 1 (satu) buah ember plastik warna hitam dan kondisi sekitar sumur licin selesai hujan semalam," ujar Kapolres.

Hasil pemeriksaan luar (VER luar) yang dilakukan oleh tim Puskesmas Gemolong yang dipimpin dr. Agus Budi Pranoto, dan didampingi oleh Polsek Gemolong diperoleh hasil tidak ditemukan luka akibat kekerasan (penganiayaan) di tubuh korban. Korban diduga meninggal karena tenggelam dalam air sumur.

"Hasil koordinasi dengan keluarga korban, bahwa keluarga korban menolak dilakukan autopsi mayat terhadap korban dan telah menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah," ucap Kapolres. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....