Polres Sragen Olah TKP Ulang Kasus Pembunuhan Siswi SD di Jenar
- 06 Jun 2026 13:26 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen bergerak cepat mengusut kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan tragis yang menimpa BR (11), seorang siswi kelas V SDN 2 Kedawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jumat 5 Juni 2026.
Pada Sabtu pagi 6 Juni tim gabungan dari Polres Sragen bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah kembali menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan di kediaman korban yang terletak di RT 23 Dukuh Bromoasri, Desa Kedawung. Langkah ini dilakukan guna memperkuat bukti-bukti serta mengungkap motif dan pelaku di balik aksi keji tersebut.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan bahwa pihak kepolisian tengah memberikan perhatian penuh pada kasus ini dan terus melakukan pendalaman secara intensif di lapangan.
"Kami dari tim Reskrim Polres Sragen, gabungan juga dengan dari Direktorat Reskrimum Polda Jawa Tengah, saat ini masih terus melakukan pendalaman dan pagi ini juga masih dilakukan olah TKP kembali. Mudah-mudahan, kami mohon doanya dari masyarakat semua, kasus ini segera dapat diungkap," ujar AKBP Dewiana saat memberikan keterangan di Mapolres Sragen, Sabtu.
Diberitakan sebelumnya, warga Dukuh Bromoasri, Desa Kedawung digegerkan oleh penemuan jasad korban pada Jumat 5 Juni 2026 sore sekitar pukul 16.00 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, Dewi, yang baru saja pulang bekerja dari sebuah pabrik rokok.
Saat memasuki rumah, sang ibu mendapati putri tercintanya sudah dalam kondisi meninggal dunia secara mengenaskan di atas kasur lantai. Korban bersimbah darah dengan sejumlah luka yang diduga kuat akibat hantaman senjata tajam (sajam).
Selain bercak darah di area tempat tidur, polisi juga menemukan banyak jejak kaki misterius di atas lantai keramik rumah korban.
Kepala Desa Kedawung, Aris Sudaryanto, membenarkan adanya peristiwa kelam yang menimpa warganya tersebut. Begitu menerima laporan dari Ketua RT setempat, pihak desa langsung berkoordinasi dengan Polsek Jenar.
"Pak RT tadi laporan ke saya sekitar jam 4 sore. Diketahuinya oleh ibunya pulang dari pabrik. Kerja di pabrik rokok," terang Aris.
Saat ini rumah korban telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait pergerakan mencurigakan di sekitar TKP pada Jumat sore untuk segera melapor demi mempercepat pengungkapan kasus. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....