Seragam Loreng di Antara Senyum Bocah, Catatan Hardiknas dari SDN Plumbungan IV

  • 03 Mei 2026 09:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Pagi itu, Sabtu 02 Mei 2026, mentari di Desa Plumbungan bersinar lebih cerah dari biasanya. Di halaman SDN Plumbungan IV, Kecamatan Karangmalang, suasana peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tak sekadar diisi dengan upacara rutin.

Ada pemandangan berbeda yang mencuri perhatian, barisan seragam loreng bersanding dengan seragam merah-putih. Para personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen sengaja meluangkan waktu di sela-sela proyek fisik mereka untuk menyambangi sekolah tersebut.

Kehadiran mereka bukan untuk meninjau proyek bangunan, melainkan untuk membangun "fondasi" yang lebih penting: semangat belajar generasi penerus bangsa.

Bagi para siswa, kehadiran bapak-bapak tentara di sekolah mereka adalah peristiwa istimewa. Riuh rendah tawa dan antusiasme terlihat jelas saat personel Satgas membaur, memberikan motivasi, dan bercerita tentang pentingnya disiplin.

Pendidikan, bagi Satgas TMMD, adalah "proyek non-fisik" yang hasilnya baru akan terlihat belasan tahun mendatang. Salah satu personel Satgas menekankan bahwa karakter yang kuat harus dipupuk sejak dini.

"Kami hadir untuk memberikan semangat kepada anak-anak. Harapannya mereka semakin giat belajar dan kelak menjadi generasi yang membanggakan keluarga, bangsa, dan negara," ujarnya dengan nada mantap namun ramah.

Kepala SDN Plumbungan IV, Intan Palupi, S.Pd.SD, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Baginya, Hardiknas tahun 2026 ini terasa lebih bermakna karena adanya dukungan langsung dari TNI yang sedang bertugas di wilayah mereka melalui program TMMD.

"Kami merasa bangga dan senang. Anak-anak juga terlihat sangat antusias. Kehadiran bapak-bapak TNI menjadi inspirasi nyata bagi mereka bahwa pengabdian kepada negara bisa dilakukan lewat jalur apa pun, termasuk belajar dengan tekun," ucap Intan.

Kehadiran Satgas TMMD di SDN Plumbungan IV menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak terbatas pada pembangunan jalan atau jembatan. Ada misi yang lebih besar di balik itu: Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Melalui momentum Hardiknas ini, Satgas TMMD menunjukkan bahwa mereka adalah rekan bagi masyarakat desa—baik dalam mengayunkan cangkul untuk membangun infrastruktur, maupun dalam membagikan semangat untuk mencerdaskan anak bangsa.

Di bawah naungan tema pendidikan, hari itu menjadi pengingat bahwa masa depan Sragen, dan Indonesia secara umum, ada di tangan anak-anak yang hari ini tersenyum lebar saat menyalami tangan bapak-bapak TNI. Sebuah kolaborasi harmonis yang membuktikan bahwa untuk membangun bangsa, diperlukan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....